SINARPAGINEWS.COM, SELANGOR– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dari Universitas Pancasakti (UPS) Tegal menggelar kegiatan edukasi lingkungan di Sanggar Belajar wilayah Selangor, Malaysia. Program kreatif yang mengusung tema “Pemanfaatan Alam sebagai Media Kreasi” ini menyasar anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tengah menempuh pendidikan nonformal di sanggar belajar setempat.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa mengajak anak-anak memanfaatkan daun-daun kering yang ada di sekitar sanggar sebagai bahan utama pembuatan karya seni. Anak-anak diberikan pola gambar kepala tanpa rambut, lalu mereka diminta menempelkan daun-daun tersebut hingga membentuk rambut alami.
Aktivitas ini tidak sekadar melatih kreativitas, tetapi juga membawa pesan simbolis yang mendalam mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan. Pola gambar tanpa rambut sengaja dipilih sebagai analogi sederhana: kepala yang kehilangan rambut akan terlihat kurang indah, sama halnya dengan kondisi hutan gundul akibat kerusakan lingkungan.
“Sama seperti kepala tanpa rambut yang terlihat kurang bagus, hutan yang gundul juga tidak baik bagi lingkungan. Karena itu, alam harus dijaga dan dilestarikan,” ujar salah satu mahasiswa KKN Internasional di hadapan para peserta.
Suasana di lokasi kegiatan berlangsung penuh antusias. Anak-anak tampak aktif dan gembira saat memilih berbagai jenis daun untuk menghias gambar mereka. Pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan ini sengaja diterapkan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, mahasiswa KKN Internasional UPS Tegal berharap pesan mengenai pentingnya menjaga alam dapat dipahami dengan mudah oleh anak-anak PMI di Malaysia. Pendekatan kreatif berbasis alam ini diharapkan mampu membangun kepedulian generasi muda agar terus menjaga kelestarian hutan dari ancaman kerusakan.(Hid/hms)






