Lewat YBM, PLN UP3 Sukabumi Tunjukkan Aksi Nyata di Tengah Bencana Tanah Bergerak di Bantar Gadung

SINARPAGINEWS.COM SUKABUMI – Di tengah situasi sulit akibat bencana tanah bergerak yang melanda Kampung Cijambe Pasir, Desa Bantar Gadung, Kecamatan Bantar Gadung, Kabupaten Sukabumi, PLN UP3 Sukabumi menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. 17 Maret 2026

Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, sebanyak 50 paket sembako disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan dukungan moril bagi para penyintas.

Bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan warga dalam masa pemulihan pascabencana. Kehadiran PLN di lokasi terdampak menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada layanan kelistrikan, tetapi juga aktif dalam aksi sosial kemanusiaan.

Salah satu warga terdampak, Deri, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima di tengah kondisi yang serba terbatas.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada PLN yang sudah peduli dan hadir membantu kami,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian insan PLN terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Kami turut prihatin atas bencana tanah bergerak yang terjadi. Melalui YBM PLN, kami berupaya hadir untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa PLN akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana.

Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menekankan bahwa PLN memiliki tanggung jawab sosial selain menyediakan listrik yang andal.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu proses pemulihan masyarakat terdampak. PLN akan terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Sukabumi tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang tengah menghadapi cobaan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *