Kamino Modelling School Sukabumi yang diwakili oleh para orang tua anak-anak modelling menyerahkan donasi yang diterima langsung oleh Ketua ODGJ
SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Alunan musik, pertunjukan seni, dan semangat gotong royong menyatu dalam Malam Amal yang digelar Komunitas Orang Dalam Gedung Juang (ODGJ) di Teras Gedung Juang, Sabtu (31/7) malam. Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian aksi penggalangan dana selama lima hari bagi korban kebakaran di Kasepuhan Cipta Mulya, sekaligus menjadi bukti bahwa seni mampu menjadi jembatan kepedulian sosial.
Sejak dimulai beberapa hari lalu, aksi kemanusiaan yang diprakarsai ODGJ berhasil menggerakkan berbagai elemen masyarakat. Komunitas, pelaku usaha, seniman, hingga warga Sukabumi bahu-membahu mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.
Ketua ODGJ, Yudi Onyeh, mengatakan Malam Amal bukan sekadar hiburan, melainkan momentum mengajak masyarakat memperkuat rasa empati dan solidaritas.
“Melalui malam amal ini kami berharap masyarakat yang hadir dapat menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita di Kasepuhan Cipta Mulya. Ini merupakan kegiatan penutup dari aksi donasi yang telah kami laksanakan selama lima hari,” ujar Yudi.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai komunitas dan pelaku usaha yang turut memberikan dukungan. Di antaranya komunitas sepeda, Mino Production, Haji Ipin, Tariketenon, Yellow 888 Fresh Fruits, Audio Engineer Sukabumi (AES) Community, Kamino Modelling School Sukabumi, serta berbagai komunitas lainnya yang ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Penasihat ODGJ, Ki Kumpay, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat dalam membantu korban kebakaran.
“Insyaallah malam ini menjadi penutup rangkaian penggalangan donasi untuk korban kebakaran di Kasepuhan Cipta Mulya. Harapan kami, masyarakat yang hadir dapat terus menumbuhkan semangat berbagi kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, hingga hari terakhir pelaksanaan, donasi yang berhasil dihimpun telah mencapai lebih dari Rp5 juta, di luar bantuan berupa kebutuhan pokok, barang, dan minuman yang terus berdatangan dari para donatur.
“Alhamdulillah, donasi yang terkumpul sudah mencapai lebih dari lima juta rupiah, ditambah berbagai bantuan berupa barang dan minuman. Insyaallah seluruh bantuan akan didistribusikan kepada warga Kasepuhan Cipta Mulya pada hari Minggu,” katanya.
Suasana Malam Amal berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Penampilan para seniman seperti Panji Cepot, Sam Soerawoeng, Dewa Soerawoeng, Leo, serta peragaan dari Kamino Modelling School Sukabumi berhasil menghibur pengunjung sekaligus mengajak mereka ikut berdonasi. Acara dipandu secara interaktif oleh Yudi Onyeh bersama Haji Ipin, yang terus mengingatkan pentingnya menjaga budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Di balik suksesnya penyelenggaraan kegiatan, kepanitiaan diprakarsai oleh Mas Seno bersama rekan-rekannya. Sementara pengelolaan dana donasi dipercayakan kepada Alex bersama tim, termasuk Bob, guna memastikan seluruh bantuan yang diterima dikelola secara transparan, akuntabel, dan disalurkan tepat sasaran kepada warga terdampak.
Lebih dari sekadar kegiatan penggalangan dana, Malam Amal menjadi gambaran kuat bahwa seni, kreativitas, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan. Melalui kolaborasi lintas komunitas, ODGJ menunjukkan bahwa solidaritas masyarakat Sukabumi tetap hidup dan menjadi kekuatan nyata dalam membantu sesama yang sedang menghadapi musibah.






