SINARPAGINEWS.COM, KOTA BANDUNG – Kegiatan puncak kokurikuler seni bertajuk “Artmosphere Salawe” di SMP Negeri 25 Bandung yang diikuti siswa kelas VII, VIII, dan IX, secara resmi dibuka oleh Kepala SMP Negeri 25 Bandung, Sabarina Nur Sarah, M.Pd yang didampingi Pengawas Bina, Aisyah, S.Ag, Kamis (21/05/2026).

Sebelum kegiatan puncak Kokurikuler, telah berlangsung proses kegiatan selama dua pekan. Kegiatan tersebut menjadi wadah pengembangan kreativitas, bakat, serta karakter siswa melalui seni tari, musik, dan seni rupa.
Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Negeri 25 Bandung, dewan guru, mahasiswa PPL, serta Pengawas Satuan Pendidikan, Aisyah, S.Ag.

Dalam sambutannya, Pengawas Satuan Pendidikan Aisyah, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kokurikuler yang dinilai sebagai ruang belajar yang bermakna bagi siswa.
“Pendidikan yang baik bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang bagaimana sekolah mampu menumbuhkan karakter, kreativitas, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian terhadap budaya. Melalui kegiatan seni tari, seni musik, dan seni rupa yang dilaksanakan dalam program ini, siswa sedang belajar menjadi pribadi yang utuh,” kata Aisyah.
Sementara itu Kepala SMP Negeri 25 Bandung, Sabarina Nur Sarah, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa seni bukan sekadar pertunjukan, tetapi sarana pembentukan karakter dan keberanian siswa.
“Anak-anakku sekalian, seni bukan hanya tentang tampil di atas panggung. Seni adalah ruang untuk mengekspresikan rasa, melatih keberanian, membangun kepercayaan diri, serta belajar menghargai proses dan karya satu sama lain,” ungkapnya.

Ia mengaku bangga melihat antusiasme siswa dalam menampilkan berbagai karya terbaik seperti tari kreasi, grup vokal, melukis, hingga drama.
“Setiap penampilan hari ini adalah bukti bahwa generasi SMP Negeri 25 Bandung adalah generasi yang kreatif, berani, dan kaya akan bakat,” tuturnya.
Dengan mengusung tema “Ekspresikan Diri dengan Karya Seni”, kegiatan Atmosphere Salawe diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan kerja sama, toleransi, serta kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia.
Kepala sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru pembimbing, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Kokurikuler “Artmosphere Salawe” menjadi wadah Pengembangan Bakat dan Minat Setiap siswa memiliki potensi kecerdasan yang beragam (Multiple Intelligences).

Pengorganisasian kegiatan ini dibagi menjadi tiga angkatan :
- Kelas VII : Seni Tari (Tari Tradisional Dengan Konsep Drama Tari Kaulinan Barudak),
- kelas VIII : Seni Musik (Vokal Group Unisono dengan Aransemen),
- Kelas IX : Seni Rupa (Perancangan Galeri dan Pameran Karya).
Artmosphere Salawe, adalah kegiatan kokurikuler seni sebagai wadah bagi murid SMPN 25 Bandung untuk mengekspresikan diri melalui berbagai karya kreatif.
Dengan kegiatan Artmosphere Salawe ini diharapkan menjadi salah satu sarana untuk membentuk siswa SMPN 25 Bandung yang berkarakter, mempunyai kreativitas dan berbudaya.






