SINARPAGINEWS.COM, TEGAL – SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal (Mutugal) menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) Hizbul Wathan di Padepokan Kalisoga, Slatri, Brebes, pada Jumat–Sabtu, 21–22 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang dikemas secara edukatif, ceria, dan menyenangkan untuk menumbuhkan karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan peserta didik.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Ina Oktaviana, M.Pd. Dalam sambutannya, Ina menyampaikan bahwa kegiatan Hizbul Wathan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman belajar secara langsung.
“Melalui kegiatan Perjusa ini, anak-anak belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan teman-temannya. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk generasi yang berakhlak dan berkarakter,” ujarnya.
Berbagai kegiatan menarik disiapkan selama dua hari pelaksanaan Perjusa. Pada hari pertama, peserta mengikuti rihlah edukatif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan berbagai materi tentang sejarah Hizbul Wathan, pengenalan atribut Hizbul Wathan, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hafalan surat-surat pendek, serta kegiatan penyusunan dan penampilan yel-yel regu.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap kegiatan. Rihlah tidak hanya menjadi kegiatan pembelajaran, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk bergerak, berinteraksi, bekerja sama, serta belajar mengenal lebih dekat nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan.
Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Malam Gembira. Suasana perkemahan semakin meriah melalui penampilan seni dan kreativitas dari para siswa. Setiap regu dan peserta menunjukkan bakat serta keberaniannya melalui berbagai pentas yang menghibur. Malam Gembira menjadi salah satu momen yang mempererat kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk tampil percaya diri.
Keceriaan kembali berlanjut pada Sabtu pagi melalui kegiatan senam bersama. Seluruh peserta mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat sebagai pembuka aktivitas hari kedua.
Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan salat Dhuha berjamaah. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai spiritual dan membiasakan peserta didik untuk menjalankan ibadah di tengah berbagai aktivitas.
Usai salat Dhuha, peserta mengikuti kegiatan outbound dan berbagai permainan kebersamaan. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah kekompakan, keberanian, kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan bekerja sama dalam regu. Beragam tantangan dan permainan diikuti siswa dengan penuh keceriaan dan semangat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai lomba. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik dalam kategori beregu maupun individu. Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang dan memberikan apresiasi kepada peserta yang berhasil menunjukkan prestasi selama kegiatan berlangsung.
Kategori penghargaan yang diberikan meliputi Juara Regu I, II, dan III Putra serta Putri. Selain itu, terdapat pula penghargaan individu, yaitu Pandu Hizbul Wathan Tertib Ibadah, Pandu Hizbul Wathan Teraktif, serta Ketua Kuntum Teladan.
Pembina ekstrakurikuler Hizbul Wathan SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Zulfa Izza Darussalam, S.Pd. dan Amalia Nursya’bani, S.Pd., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Perjusa dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.
“Anak-anak tidak hanya belajar tentang kepanduan, tetapi juga belajar langsung melalui pengalaman. Mereka belajar bekerja sama, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, menjaga ibadah, serta berani tampil di depan teman-temannya. Kami berusaha mengemas seluruh kegiatan dengan ceria agar anak-anak mendapatkan pengalaman yang berkesan,” ungkap para pembina.
Sementara itu, Humas SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Rizqi Latifatul Annisa, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Perjusa menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan pengalaman belajar yang utuh bagi peserta didik.
“Pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Melalui Perjusa, anak-anak mendapatkan ruang untuk belajar dari pengalaman secara langsung. Mereka belajar tentang kebersamaan, kepemimpinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian dalam suasana yang menyenangkan,” tuturnya.
Melalui kegiatan Perkemahan Jumat–Sabtu Hizbul Wathan, SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut meninggalkan pengalaman dan kenangan berharga bagi seluruh peserta. Semangat Hizbul Wathan diharapkan terus tumbuh dalam diri siswa sebagai generasi muda yang tangguh, mandiri, berakhlak, mampu berkolaborasi, dan siap meraih prestasi.(Hid/hms)






