Disperindagkop UKM Kobar Melakukan Pemantauan Harga di Pasar Tradisional

SINARPAGINEWS.COM,  KOBAR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Bidang Perdagangan menyampaikan hasil pemantauan harga bahan pokok pada minggu keempat September 2025 (22–26 September 2025).

Informasi ini disampaikan pada Senin (29/9). Berdasarkan pantauan harian, harga daging ayam ras (boiler) cenderung mengalami kenaikan, sedangkan bawang merah justru menunjukkan tren penurunan.

Dari hasil perbandingan harga minggu ketiga ke minggu keempat September 2025, tercatat kenaikan signifikan pada cabai merah keriting sebesar 12,68% dan daging ayam ras sebesar 6,51% dari harga rata-rata minggu sebelumnya. Sementara itu, beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan, seperti cabai rawit hijau turun 1,32%, cabai rawit merah turun 5,17%, dan bawang merah turun hingga 8% dari harga rata-rata minggu lalu.

Secara umum, harga cabai pada minggu keempat September 2025 relatif stabil. Cabai merah besar tercatat stabil di Rp70.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp80.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp75.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp55.000 per kilogram.

Bawang putih juga stabil di Rp45.000 per kilogram. Namun, bawang merah berfluktuasi dari Rp50.000 per kilogram di awal minggu menjadi Rp45.000 per kilogram di akhir minggu. Daging ayam ras pun bergerak naik dari Rp43.000 per kilogram di awal minggu menjadi Rp48.000 per kilogram di akhir minggu.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhammad Suhendra, menjelaskan bahwa pemantauan harga ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan mencegah lonjakan harga yang signifikan.

“Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait agar harga bahan pokok tetap terkendali, khususnya menjelang akhir tahun,” ujarnya. (Gusti/Kobara)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *