SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI β Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, Jalan Siliwangi, Senin (1/3/2026) sore menjelang berbuka puasa. Dalam balutan dialog santai namun sarat substansi, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, duduk bersama insan pers membahas berbagai persoalan strategis kota.
Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi Ramadan. Diskusi mengalir dari isu kualitas infrastruktur, kemiskinan ekstrem, penanganan permukiman kumuh, hingga stunting dan persoalan sosial lainnya.
Masalah pengangguran, pendidikan, kesehatan, serta upaya peningkatan APBD Kota Sukabumi turut menjadi perhatian bersama.
Didampingi Asisten Daerah III Setda Kota Sukabumi, RH. Imran Wardhani, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan harus terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mendorong perencanaan yang lebih terintegrasi agar setiap program tidak berjalan sendiri-sendiri.
βPembangunan tidak boleh parsial.
Infrastruktur harus berkualitas, penanganan kemiskinan dan stunting harus menyentuh akar persoalan, dan sektor pendidikan serta kesehatan harus terus diperkuat,β ujarnya dalam suasana dialog yang cair.
Di tengah dinamika pembangunan, Wali Kota juga mengajak insan pers untuk tetap objektif dan profesional. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus menjadi ruang kontrol sosial.
Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan insan pers menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Kritik, masukan, dan pengawasan publik dinilai sebagai energi positif untuk perbaikan bersama.
Pertemuan yang berlangsung sederhana namun bermakna itu menjadi simbol keterbukaan pemerintah daerah terhadap berbagai masukan. Dalam suasana menjelang berbuka puasa, dialog tersebut mempertegas komitmen bersama untuk mendorong Kota Sukabumi menuju arah pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan. (Red)






