Nurul Leila, S.E., M.Si Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi
SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI — Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi mencatat realisasi pendapatan daerah hingga 28 Februari 2026 mencapai Rp227.773.678.094. Angka tersebut meningkat sekitar 16,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila, melalui konten yang diunggah pada akun Instagram resmi BPKPD, 6 Maret 2026.
Dalam keterangannya, realisasi pendapatan tersebut berasal dari sejumlah sumber. Komponen terbesar berasal dari dana transfer pemerintah pusat ke daerah sebesar Rp148.515.747.609.
Sementara itu, pendapatan dari pajak daerah tercatat sebesar Rp19.355.393.495. Pajak daerah tersebut meliputi pajak reklame Rp281.676.728, pajak air tanah Rp90.509.726, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp672.192.102, serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp2.490.574.871.

Selain itu, penerimaan juga berasal dari opsen pajak kendaraan bermotor sebesar Rp3.808.726.000 dan opsen bea balik nama kendaraan bermotor sebesar Rp1.741.227.900.
Pendapatan daerah lainnya berasal dari retribusi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan non-BLUD sebesar Rp5.698.138.076, serta kategori lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp54.204.398.914.
Di sisi belanja daerah, hingga periode yang sama tercatat realisasi sebesar Rp169.754.555.001. Angka tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp73.538.038.903, belanja barang dan jasa Rp84.028.559.192, belanja hibah Rp9.597.380.000, serta belanja modal sebesar Rp2.590.576.906.
Sementara itu, hingga 28 Februari 2026 saldo Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang dikelola BPKPD Kota Sukabumi tercatat sebesar Rp75.432.179.337.
Data tersebut menunjukkan kondisi keuangan daerah Kota Sukabumi pada awal tahun anggaran 2026 masih terjaga, sekaligus menjadi indikator stabilitas fiskal dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (Red)





