Keluhan Warga Soal Jalan Rusak Ditanggapi Dinas PU, Ruas Bojonglopang–Cimerang Masuk Rencana Perbaikan

SINARPAGINEWS.COM, KAB. SUKABUMI — Keluhan warga terkait kerusakan jalan kabupaten ruas Bojonglopang–Cimerang di Kecamatan Jampangtengah akhirnya mendapat tanggapan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi. Ruas jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik tersebut disebut masuk dalam rencana penanganan tahun 2026.

Kerusakan jalan yang melintasi Desa Panumbangan, Cijulang hingga Bojongtipar itu sebelumnya dikeluhkan masyarakat karena dinilai membahayakan pengguna jalan serta menghambat aktivitas warga sehari-hari.

Aspal jalan dilaporkan banyak yang mengelupas hingga menyisakan batuan. Saat hujan turun, kondisi jalan berubah menjadi kubangan air yang rawan menyebabkan pengendara terjatuh.

Salah seorang warga Kampung Cibasan, Desa Panumbangan, Yani, mengatakan kerusakan jalan hampir terjadi di sepanjang wilayah Panumbangan hingga Bojongtipar.

“Kerusakan hampir terjadi di sepanjang wilayah Desa Panumbangan, Cijulang sampai Bojongtipar. Aspalnya banyak yang mengelupas, tinggal batu, kalau hujan jadi kubangan,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).

Menurutnya, perbaikan memang kerap dilakukan setiap tahun, namun penanganannya masih terbatas sehingga kerusakan jalan kembali terjadi di titik lainnya.

“Memang tiap tahun ada perbaikan, tapi cuma beberapa ratus meter saja. Padahal yang rusak panjangnya kilometeran,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, membenarkan bahwa ruas jalan Bojonglopang–Cimerang telah masuk dalam agenda penanganan tahun ini.

“Insyaallah di tahun sekarang ada penanganan di ruas jalan Bojonglopang–Cimerang,” singkatnya.

Warga berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan dengan perbaikan yang lebih menyeluruh agar akses transportasi masyarakat kembali aman, nyaman, dan tidak lagi mengalami kerusakan berulang setiap tahunnya. (Deni Silalahi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *