SINARPAGINEWS.COM, KABUPATEN SUKABUMI — Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi menyiapkan sejumlah program kerja sepanjang 2026 untuk memperluas akses pelayanan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah SL Mandiri 2026, yakni pemberian fasilitas gratis biaya pemasangan sambungan baru bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi yang belum pernah menjadi pelanggan Perumda TJM.
Program tersebut berlangsung selama Januari hingga Desember 2026 dengan target sebanyak 3.000 sambungan baru. Hingga saat ini, program tersebut telah mulai direalisasikan kepada masyarakat.
Untuk mengikuti program SL Mandiri, masyarakat perlu menyiapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga, rekening listrik, serta materai Rp10.000. Pelanggan juga dikenakan jaminan pembayaran satu bulan sebesar Rp95.500 untuk pemakaian 10 meter kubik. Pendaftaran dapat dilakukan melalui kantor cabang Perumda TJM terdekat.
Selain penambahan sambungan pelanggan, Perumda TJM juga terus melakukan perluasan jaringan perpipaan. Pembangunan jaringan baru diarahkan untuk memperluas cakupan pelayanan sekaligus meningkatkan tekanan air di sejumlah wilayah.
Salah satu fokus pengembangan berada di Kecamatan Cibadak, termasuk optimalisasi jaringan dari kawasan Perumahan Kekaruan hingga wilayah Cibadak. Pengerjaan jaringan tersebut ditargetkan berlangsung sekitar dua minggu hingga satu bulan.
Pengembangan jaringan juga diarahkan ke wilayah Cicurug Utara dan direncanakan berlanjut ke kawasan Cikembang.
Di sektor infrastruktur, Perumda TJM Cabang Cikembar menargetkan penggantian sekitar 600 unit meter air pelanggan secara bertahap sepanjang 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga akurasi pencatatan penggunaan air pelanggan.
Perumda TJM juga melakukan optimalisasi Pos Pelayanan Sagaranten guna memperkuat pelayanan bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
Dari sisi kualitas air, pemeriksaan laboratorium secara berkala dengan standar ISO terus dilakukan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat tetap memenuhi standar yang ditetapkan.
Sementara dalam aspek sosial, Perumda TJM turut menjalankan program pemasangan fasilitas air minum bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih.
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga dilakukan melalui bimbingan teknis secara berkala untuk mendukung peningkatan kinerja perusahaan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Perumda TJM turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian meter air serta rutin memeriksa kondisi instalasi perpipaan di dalam rumah. Pemeriksaan instalasi penting dilakukan untuk mencegah kebocoran yang dapat menyebabkan penggunaan air meningkat dan berdampak pada tagihan pelanggan.
Untuk memperkuat respons terhadap kebutuhan pelanggan, layanan telepon Perumda TJM juga diarahkan untuk aktif selama 24 jam. Langkah tersebut diharapkan memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan maupun memperoleh informasi pelayanan.
Selain itu, kontinuitas distribusi air menjadi perhatian perusahaan melalui pengembangan dan penataan berbagai saluran jaringan serta pengelolaan kehilangan air.
Melalui rangkaian program tersebut, Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menargetkan peningkatan cakupan pelayanan sekaligus penguatan kualitas infrastruktur dan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi sepanjang 2026.






