SINARPAGINEWS.COM KOTA SUKABUMI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan berbasis data, khususnya dalam menjaga keberadaan lahan pertanian produktif. Hal tersebut dilakukan melalui Rapat Pembahasan Usulan Lahan Baku Sawah (LBS) Cleansing Kota Sukabumi yang dipimpin langsung Kepala Bappeda Kota Sukabumi Mohamad Hasan Asari, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut melibatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Forum ini menjadi bagian penting dalam proses pembahasan, verifikasi, dan penyempurnaan data Lahan Baku Sawah (LBS) di Kota Sukabumi.
Dalam pembahasan tersebut, Bappeda Kota Sukabumi melalui Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan turut melakukan pencermatan terhadap usulan data LBS sebagai bagian dari proses menuju data yang lebih valid dan akurat.
Data LBS memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu dasar dalam penyusunan usulan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Dengan data yang akurat, kebijakan penataan ruang dan perlindungan lahan pertanian dapat disusun secara lebih tepat berdasarkan kondisi faktual wilayah.
Kepala Bappeda Kota Sukabumi Mohamad Hasan Asari memimpin langsung proses pembahasan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan secara terukur dan berbasis data.
Proses cleansing tidak sekadar berkaitan dengan pemutakhiran administrasi data, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan lahan pertanian produktif di tengah kebutuhan pembangunan wilayah yang terus berkembang.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Sukabumi, proses cleansing diharapkan menghasilkan data LBS yang valid, akurat, dan dapat menjadi landasan kuat dalam menentukan kebijakan perlindungan lahan pertanian.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat arah pembangunan Kota Sukabumi agar tetap memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan, penataan ruang, perlindungan lahan pertanian, dan kepentingan ketahanan pangan.
Bappeda Kota Sukabumi menilai perencanaan pembangunan yang baik harus mampu menjawab kebutuhan hari ini sekaligus memberikan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat di masa mendatang.
Dengan demikian, penyempurnaan data LBS dan penguatan usulan LP2B diharapkan dapat menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menjaga ketahanan pangan serta keberlanjutan pembangunan Kota Sukabumi.






