SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Bappeda Kota Sukabumi menegaskan kembali perannya sebagai motor penggerak perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah dengan menggelar Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Tahun 2025, Rabu (10/12/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bappeda tersebut menjadi forum kunci untuk mengonsolidasikan langkah lintas perangkat daerah dalam menurunkan angka kemiskinan di Kota Sukabumi.
Melalui Bidang Perencanaan Pembangunan Masyarakat (PPM), Bappeda menempatkan agenda pengentasan kemiskinan sebagai prioritas strategis daerah.
Dalam rilis resmi bappedasmi_official, rakor ini diarahkan untuk memastikan tiga hal utama: sinergi antar-perangkat daerah semakin kuat, akurasi data kemiskinan semakin presisi, dan strategi percepatan penurunan kemiskinan tahun 2025 tersusun lebih terarah dan terukur.

Bappeda menilai akurasi data merupakan fondasi paling krusial agar intervensi pemerintah tidak salah sasaran. Dengan data yang tepat, berbagai program seperti bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, peningkatan layanan dasar, hingga penguatan ketahanan keluarga dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Bappeda memastikan bahwa setiap langkah penanganan kemiskinan tidak hanya administratif, tapi berdampak langsung pada masyarakat. Kunci keberhasilan ada pada koordinasi yang solid dan data yang akurat,” demikian salah satu penekanan yang muncul dalam pembahasan forum tersebut.
Rakor ini juga menampung masukan dari berbagai perangkat daerah agar strategi penanggulangan kemiskinan tahun 2025 lebih responsif terhadap kondisi lapangan. Pendekatan terpadu lintas sektor dianggap penting untuk menjawab tantangan kemiskinan ekstrem, pengangguran, dan kerentanan sosial di tingkat keluarga.
Melalui penguatan koordinasi yang berkelanjutan di bawah kendali Bappeda, Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan penurunan signifikan angka kemiskinan tahun 2025, sekaligus memastikan bahwa pembangunan daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang paling membutuhkan. (Red)






