SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi terus memperkuat strategi penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) melalui pengembangan kewirausahaan, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pengembangan ekosistem ekonomi kreatif. Langkah tersebut menjadi fokus pembahasan Pokja 3 Tim Penanganan TPT Kota Sukabumi sebagai upaya menyinergikan program lintas perangkat daerah agar lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.
Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Hasan Asyari, mengatakan penanganan pengangguran tidak dapat hanya mengandalkan penciptaan lapangan kerja formal. Menurutnya, pemerintah juga harus mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang mampu menciptakan peluang kerja secara mandiri.
“Penanganan pengangguran tidak cukup hanya dengan membuka lapangan kerja formal. Kita juga perlu mendorong masyarakat agar mampu menciptakan peluang usaha dan mengembangkan kewirausahaan,” ujar Hasan Asyari.
Ia menjelaskan, UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Oleh karena itu, penguatan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh melalui pelatihan, akses pembiayaan, pendampingan usaha, perluasan pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.
“Pelaku usaha perlu mendapatkan dukungan yang tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga akses pembiayaan, pemasaran, pendampingan, hingga pemanfaatan teknologi digital,” katanya.
Selain penguatan UMKM, Bappeda juga mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif yang dinilai memiliki prospek besar di Kota Sukabumi. Kreativitas, inovasi, dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru yang memiliki daya saing dan berkelanjutan.
“Yang kita dorong adalah bagaimana UMKM bisa naik kelas, memiliki daya saing, dan mampu membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya,” tegas Hasan.
Melalui sinergi lintas perangkat daerah dalam Pokja 3 Tim Penanganan TPT, Bappeda Kota Sukabumi berharap seluruh program pengembangan kewirausahaan, UMKM, dan ekonomi kreatif dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu menekan angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.





