SINARPAGINEWS.COM KAB. SUKABUMI — PWI Kabupaten Sukabumi bersama sejumlah pemangku kepentingan menanam ribuan pohon di kawasan Pantai Karang Gantung, wilayah Pajampangan, Minggu (15/2/2026), sebagai upaya mencegah abrasi pesisir sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Kegiatan ini melibatkan Jampang Tandang Mangkalangan, CDK, KPH, serta dukungan pemerintah daerah dan pihak swasta, dengan target penanaman 5.000 pohon di kawasan pesisir.
Ketua PWI Peduli Kabupaten Sukabumi, Aris Wanto, mengatakan penanaman difokuskan pada penyelamatan bibir pantai yang mengalami abrasi cukup serius.
“Jika tidak ditangani sejak dini, abrasi dapat merusak lahan dan kontur wilayah pesisir,” ujarnya.
Ia menegaskan kawasan pesisir merupakan wilayah yang dilindungi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sehingga harus bebas dari aktivitas yang merusak lingkungan.
Ketua Jampang Tandang Mangkalangan, Hendra Permana, menambahkan Pantai Karang Gantung termasuk jalur geopark Kabupaten Sukabumi yang memiliki potensi wisata besar namun membutuhkan penanganan serius akibat abrasi.
Menurutnya, dukungan kegiatan datang dari perusahaan pemilik lahan AGB, pemerintah daerah, badan pengelola Geopark, serta Dinas Pariwisata.
Pada tahap awal, sekitar 500 pohon telah ditanam yang terdiri dari pohon endemik pesisir, pohon keras, serta tanaman buah yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim setempat.
Selain di Pantai Karang Gantung, program penghijauan jangka panjang juga disiapkan untuk kawasan hutan Pajampangan, termasuk Leuweung Hidung dan Leuweung Cihanjuang, sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan berkelanjutan.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menekan abrasi sekaligus mendorong pengembangan Pantai Karang Gantung sebagai destinasi wisata unggulan yang berdampak pada perekonomian masyarakat. (Red)






