Dedi Mulyadi Larang Study Tour Anak Sekolah, Dunia Usaha Pariwisata di Jabar “Gelap”

SINARPAGINEWS.COM, BANDUNG – Dengan adanya efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah sangat berdampak pada sektor parawisata, terlebih lagi adanya sikap tegas seorang gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang study tour anak sekolah se Jawa Barat.

Tentu mendapat respon dari berbagai kalangan terutama para penguaha pengiat parawisata di Jabar.

Pasalnya dengan sikap tegas yang ditunjukan Gubenur Jabar ini banyak berdampak pada para pelaku usaha dibidang pariwisata, dari mulai perusahaan Biro Perjalanan,Perusahaan Bus Pariwisata, Crew armada, Perhotelan dan Rumah makan juga pedagang kecil yang mangkal di kawasan wisata juga pasti kena dampak.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Eko Suprianto menyampaikan bahwa adanya pelarangan study tour anak sekolah tersebut dipastikan akan berdampak pada sektor wisata akan sangat terpukul.

Biro perjalanan BB, dan PO Bus yang berada di belahan timur Kota Bandung saat ditemui sinarpaginews menyayangkan sikap gubenur Jawa Barat.

Ia menilai adanya larangan study tour buat anak sekolah ini cukup membantu untuk tumbuhnya pengang guran ditambah lagi adanya efisiensi anggaran dinas -dinas  yang juga menjegal untuk adanya perjalanan Dinas luar kota.

Mungkin nasib dunia parawiata di Jabar akan semakin “Gelap” lagi seperti dulu di terjang covid yaa… kita pengusaha kecil mau gemana lagi Pa.” ungkapnya