SINARPAGINEWS.COM, SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memperketat pengawasan terhadap pekerjaan pemeliharaan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, memiliki kualitas baik, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Salah satu pekerjaan yang mendapat monitoring langsung Dinas PU Kabupaten Sukabumi adalah Pemeliharaan Berkala Jalan ruas Karang Tengah–Sinagar, Kecamatan Nagrak.
Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Inaya Mulya Selaras dengan nilai kontrak sebesar Rp373.183.662,86 dan masa pelaksanaan selama 50 hari kalender.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Dudu Wahyudi, turun langsung bersama jajaran perangkat kerja untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya di lapangan.
Menurut Dudu, pengawasan bukan sekadar melihat progres pekerjaan, tetapi memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Saya bersama perangkat kerja turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi progres pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Inaya Mulya Selaras. Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” ujar Dudu saat melakukan monitoring, Rabu (5/8/2026).
Ia menegaskan, kualitas menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan pemeliharaan jalan. Infrastruktur yang dibangun dengan anggaran pemerintah, kata dia, harus memberikan manfaat optimal dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang panjang.
“Kami ingin memastikan kualitas pekerjaan benar-benar sesuai standar. Saya berharap hasil pekerjaan memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan dalam jangka waktu lama, sesuai arahan pimpinan dan instruksi Bupati Sukabumi,” katanya.
Bukan Sekadar Mengejar Progres
Dudu menekankan, penyelesaian pekerjaan tidak cukup hanya berorientasi pada kecepatan. Ketepatan waktu harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis dan kualitas hasil pekerjaan.
Karena itu, pihak rekanan diminta menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa mengabaikan standar teknis yang menjadi bagian dari kontrak pekerjaan.
“Saya berharap pihak rekanan dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Seluruh pekerjaan harus selesai sesuai jadwal dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya para pengguna jalan,” tegasnya.
Menurutnya, pemeliharaan jalan memiliki arti penting bagi aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang baik akan mendukung kelancaran mobilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.
Karena itu, Dinas PU Kabupaten Sukabumi berkomitmen melakukan pengawasan secara berkelanjutan terhadap pekerjaan infrastruktur agar hasil pembangunan tidak hanya terlihat baik saat selesai dikerjakan, tetapi juga memiliki ketahanan dan manfaat dalam jangka panjang.
Masyarakat Diajak Ikut Menjaga
Di sisi lain, Dudu mengajak masyarakat dan para pengguna jalan ikut memiliki kepedulian terhadap infrastruktur yang telah diperbaiki.
Ia mengatakan, kualitas pembangunan tidak akan maksimal apabila fasilitas yang telah dibangun tidak dirawat dan digunakan secara bijak.
“Saya mengimbau kepada masyarakat serta para pengguna jalan untuk turut menjaga dan merawat jalan yang telah diperbaiki agar kondisinya tetap awet dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dudu menambahkan, keberhasilan pembangunan infrastruktur bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan kontraktor. Peran masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan juga sangat menentukan keberlanjutan manfaatnya.
“Pembangunan yang baik harus diiringi dengan kesadaran bersama untuk menjaga dan merawatnya. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat,” pungkasnya.
Pemeliharaan Berkala Jalan Karang Tengah–Sinagar diharapkan mampu meningkatkan kondisi dan kenyamanan jalan bagi masyarakat Kecamatan Nagrak. Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan pun menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran pembangunan daerah benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.






