SINARPAGINEWS.COM, KAB. SUKABUMI – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi mulai dikejar. Program strategis nasional ini diyakini bakal menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus menjadi langkah besar penguatan ekonomi dari hulu ke hilir.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, SP.,MSE.,MA. mengungkapkan, “Saya menyambut baik percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Parakansalak sebagai bagian dari program strategis nasional dalam penguatan ekonomi desa.
Kehadiran KDMP diyakini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem koperasi modern serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di tingkat desa. KDMP merupakan tonggak penting dalam transformasi ekonomi desa.
Program ini bukan hanya tentang pendirian lembaga koperasi, tetapi tentang membangun kekuatan ekonomi yang berkelanjutan dari hulu sampai ke hilir. Melalui KDMP, masyarakat desa akan mendapatkan akses permodalan, pendampingan usaha, perluasan pasar hingga pemanfaatan teknologi digital secara lebih terstruktur,” jelanya.
Selepas pelaksanaan pembersihan lahan yang bakal dibangun Kantor KDMP Parakansalak di lahan desa tepatnya di Kampung Lebaksari RT. 003 RW. 001 Desa Parakansalak, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi (26/11).
Dalam sambutanya Camat Parakansalak, Rukman Taufik mengatakan, “Program gagasan Presiden Prabowo ini perlu disambut oleh berbagai pihak. Pasalnya mengandung tujuan mulia yakni menggerakkan ekonomi desa dengan menjadikan koperasi sebagai motor penggerak utama.
Program ini berupaya memperkuat kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan potensi lokal, membuka lapangan kerja baru, menekan rantai pasok panjang dengan menekan tengkulak, serta meningkatkan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM.
Koperasi ini beroperasi dengan dukungan teknologi digital dan didanai oleh APBN, APBD, Bank Himbara, dan anggota.
“Bahwa KDMP menjadi instrumen penting untuk memperkuat pondasi ekonomi desa. Ia optimis koperasi ini mampu memberikan dampak signifikan bagi kemajuan masyarakat. KDMP merupakan sarana strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal. Tujuannya jelas, meningkatkan kesejahteraan warga dan menciptakan ruang usaha yang produktif,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Desa Parakansalak, Rini Mulyani menjelaskan, “bahwasannya program ini terus dikejar. Dorongan dan motivasi dari DKUKM Kabupaten Sukabumi memacu semangat. Sebab Kita ditargetkan bakal launching pada Februari 2026 mendatang.
Pemerintah desa mengharapkan seluruh proses pembangunan dan persiapan kelembagaan dapat berjalan lancar, sehingga KDMP benar-benar menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat Parakansalak.
“Hari ini sudah mulai pembersihan lahan, dan perlu diketahui bahwa KDMP bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan menjadi pusat penguatan ekonomi dan pemberdayaan warga. Saya meyakini, bahwa KDMP dibentuk untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” katanya seraya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Parakansalak, khususnya kepada aparat TNI yang menjadi garda terdepan dalam suksesi program ini.
“Mari kita sukseskan program ini. Melalui KDMP diharapkan menjadi pemicu kemandirian ekonomi warga. Tidak hanya membuka layanan usaha, tetapi juga memberikan akses permodalan dan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya. (Deni Silalahi)





