SINARPAGINEWS.COM, GARUT – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Garut menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia dengan penuh suka cita dan haru. Ketua DPD Tani Merdeka Garut, H. Mamat Acek, menyampaikan bahwa peringatan 17 Agustus adalah momen untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali semangat perjuangan kaum tani.
Menurutnya, sejarah membuktikan bahwa petani memiliki peran penting dalam kemerdekaan Indonesia, meski tidak banyak tercatat dalam buku sejarah. “Petani adalah bagian dari tulang punggung perjuangan, baik melalui pemberontakan lokal seperti di Banten tahun 1888, lewat organisasi seperti Barisan Tani Indonesia, maupun melalui laskar desa yang berjuang secara gerilya,” ujarnya, Minggu (17/8/2025).
Ia menambahkan, perjuangan petani saat ini bukan lagi melawan penjajah bersenjata, melainkan melawan kemiskinan struktural, ketidakadilan rantai pasok, dan ancaman krisis iklim. “Jika dulu petani mengangkat senjata, kini mereka harus bangkit melalui penguatan kelembagaan, koperasi, dan kemandirian pangan,” tegasnya.
H. Mamat Acek mengajak generasi muda Garut untuk meneruskan semangat kolektif para pejuang tani dengan kerja nyata. “Garut harus menjadi teladan kemandirian pangan. Inilah bentuk penghormatan sejati kita kepada para pahlawan dan perwujudan makna kemerdekaan,” pungkasnya.(Nandy A)
—





