SINARPAGINEWS.COM, SUKABUMI – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi menambah kapasitas listrik untuk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk di Sukabumi dari 1.110 kVA menjadi 1.730 kVA. Tambahan daya sebesar 620 kVA ini dilakukan guna mendukung peningkatan kapasitas produksi perusahaan pakan ternak tersebut.
Kenaikan kebutuhan listrik seiring ekspansi operasional industri dinilai menjadi salah satu indikator tumbuhnya aktivitas manufaktur di daerah. Sektor industri pengolahan, termasuk pakan ternak, memiliki kontribusi signifikan terhadap rantai pasok pangan dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat.
Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, mengatakan penambahan daya tersebut telah melalui proses teknis sesuai standar keselamatan dan keandalan sistem kelistrikan.
“Permintaan penambahan daya dari pelanggan industri menunjukkan adanya peningkatan aktivitas produksi. PLN memastikan pasokan listrik tersedia secara andal agar kegiatan industri dapat berjalan tanpa gangguan,” ujar Eka, 25 Februari 2026.
Berdasarkan data PLN, sektor industri menjadi salah satu kontributor utama konsumsi listrik di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Keandalan listrik menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas produksi dan distribusi, terutama bagi industri yang bergerak di sektor pangan dan peternakan.
Perwakilan manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Saronto, menyebut tambahan daya ini akan digunakan untuk mendukung optimalisasi mesin produksi serta peningkatan kapasitas output.
“Dengan suplai listrik yang lebih besar, proses produksi dapat berjalan lebih optimal. Kami berharap ini turut memperkuat distribusi produk dan mendukung kebutuhan pasar,” katanya.
Secara terpisah, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyatakan peningkatan kebutuhan listrik industri menjadi salah satu indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur kelistrikan yang memadai dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat daya saing kawasan industri di Jawa Barat.
PLN mencatat, hingga awal 2026, cadangan daya sistem kelistrikan di Jawa Barat dalam kondisi aman untuk mendukung pertumbuhan pelanggan industri maupun bisnis. Perusahaan juga terus melakukan penguatan jaringan serta pemeliharaan preventif guna menjaga keandalan pasokan.
Ekspansi sektor industri di daerah diharapkan tidak hanya meningkatkan output produksi, tetapi juga mendorong penyerapan tenaga kerja serta perputaran ekonomi lokal di Sukabumi dan sekitarnya. (Red)





