SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) resmi meluncurkan ajang lari IPB Run 2026 yang mengusung tema “Lestari untuk Bumi”. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menggabungkan kampanye lingkungan dan aksi sosial melalui program donasi beasiswa.
Peluncuran dilakukan di Jakarta dengan menghadirkan sejumlah komunitas lari dari Bogor dan Jakarta. Ketua Umum HA IPB, Fauzi Amro, mengatakan pemilihan lokasi peluncuran di ibu kota bertujuan memudahkan akses para tamu undangan dan komunitas.
“Beberapa tamu dan komunitas pelari meminta agar peluncuran dilakukan di Jakarta agar lebih mudah dijangkau. Ke depan tentu akan kami evaluasi, termasuk menggandeng event organizer profesional untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan,” ujar Fauzi.
Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya. “Ini sudah masuk tahun ketiga. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh dari pelaksanaan 2024 dan 2025, agar IPB Run semakin baik dan profesional,” kata dia.
IPB Run 2026 ditargetkan diikuti hingga 22 ribu pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Fauzi berharap ajang ini dapat masuk dalam kalender nasional event lari.
“Kami ingin IPB Run menjadi event besar berskala nasional. Dengan antusiasme yang terus meningkat, kami optimistis kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 5 Juni 2026 dengan aksi penanaman pohon di Bogor dan Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Fauzi menekankan, kegiatan ini menjadi simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan.
“Setiap peserta nantinya akan mendapatkan satu bibit pohon. Ini bentuk kontribusi nyata. Jadi bukan hanya berlari, tapi juga meninggalkan dampak bagi lingkungan,” kata dia.
Lomba lari akan digelar pada 6–7 Juni 2026 di Kampus IPB Dramaga. Pada 6 Juni, kategori 5K dan 42K akan dipertandingkan. Sedangkan 7 Juni diisi dengan kategori 10K dan 21K. Panitia juga menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah untuk berbagai kategori, baik untuk alumni, civitas akademika, maupun peserta umum.
Rektor IPB University, Alim Setiawan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi kuat antara kampus dan alumni. Ia menyebut IPB Run menggabungkan tiga nilai utama sekaligus: kesehatan, lingkungan, dan sosial.
“Ini bukan sekadar olahraga. Ada tiga investasi yang kami dorong, yaitu investasi kesehatan melalui olahraga, investasi lingkungan lewat penanaman pohon, dan investasi kebaikan melalui beasiswa,” ujar Alim.
Menurut dia, lingkungan Kampus IPB Dramaga yang didominasi ruang hijau menjadi daya tarik tersendiri bagi pelari. “Hampir 90 persen kawasan kampus kami adalah ruang terbuka hijau dengan luas sekitar 267 hektare. Ini memberikan pengalaman berlari yang nyaman dan berbeda,” katanya.
Alim juga menambahkan, dana yang terkumpul dari kegiatan ini akan disalurkan untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu. “Program alumni peduli sudah berjalan bertahun-tahun dan telah membantu lebih dari seribu mahasiswa. IPB Run akan memperkuat kontribusi tersebut,” ujarnya.
Ketua Panitia IPB Run 2026, Sara Enggar, memastikan seluruh aspek teknis telah dipersiapkan secara matang. Ia menyebut IPB Run diharapkan menjadi gerakan nasional berbasis komunitas.
“Kami ingin IPB Run tidak hanya menjadi event olahraga, tetapi gerakan bersama yang menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat sekaligus peduli terhadap lingkungan dan sosial,” kata Sara.
Dengan mengusung semangat “Lestari untuk Bumi”, IPB Run 2026 diharapkan menjadi simbol bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk dari setiap langkah para pelari.






