SINARPAGINEWS.COM KOTA SUKABUMI — Pembangunan Jalan Prana, Kota Sukabumi, hampir sepenuhnya rampung. Pemerintah Kota Sukabumi memastikan ruas jalan tersebut telah mencapai progres 100 persen, dengan menyisakan pekerjaan kecil berupa peninggian pada bagian tertentu.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mengatakan, pekerjaan tersebut kini tinggal menunggu beton benar-benar kering sebelum ruas jalan dapat digunakan secara optimal.
Jalan Prana dibangun menggunakan konstruksi beton mutu K-250 yang diperuntukkan bagi jalan kota. Untuk menjaga kondisi jalan sekaligus mencegah kerusakan akibat beban berlebih, pemerintah juga memasang portal sebagai pembatas kendaraan berat.
Ayep menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya mengejar penyelesaian pekerjaan. Kualitas hasil pembangunan menjadi hal utama agar fasilitas yang dibangun dengan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, hasil pembangunan Jalan Prana sejauh ini cukup memuaskan. Bahkan, pekerjaan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dari masa kontrak yang ditetapkan.
“Siapa pun pemenang tendernya, pekerjaan infrastruktur harus dikerjakan secara optimal,” tegasnya.
Pemkot Sukabumi, lanjut Ayep, juga akan memastikan seluruh proses pemeriksaan pekerjaan dilakukan sesuai ketentuan. Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus meminimalkan potensi temuan di kemudian hari.
Tak Berhenti di Jalan Prana
Penyelesaian Jalan Prana menjadi bagian dari rencana Pemkot Sukabumi untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.
Ayep mengungkapkan, sekitar 16 titik jalan kota telah masuk dalam rencana penanganan secara bertahap. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Pemkot, kata dia, menginginkan pekerjaan dilakukan secara utuh hingga selesai sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya. Pola pengerjaan tidak diarahkan untuk memecah pekerjaan menjadi proyek-proyek kecil yang justru membuat penanganan jalan berjalan lambat.
Sementara untuk ruas jalan lain yang mengalami kerusakan, termasuk Jalan Merbabu, Pemkot Sukabumi telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Koordinasi tersebut dilakukan agar ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi dapat segera mendapatkan penanganan.
Adapun untuk percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah kota, Pemkot Sukabumi menargetkan kembali menggenjot pembangunan pada 2027, seiring tersedianya dukungan anggaran.
Dengan demikian, penyelesaian Jalan Prana bukan hanya menjadi akhir dari satu proyek, tetapi juga menjadi bagian dari agenda Pemkot Sukabumi untuk melanjutkan pembenahan infrastruktur jalan di berbagai titik kota.






