Komunitas YOKUBA Hadirkan Ruang Positif bagi Anak Muda Pecinta Kuliner

 

SINARPAGINEWS.COM BANDUNG — Komunitas kreatif di Kota Bandung terus berkembang dan memberi warna baru, khususnya bagi generasi muda. Salah satunya adalah komunitas YOKUBA, sebuah komunitas kuliner yang bertujuan agar para anak muda lebih aktif, produktif, dan berdampak positif bagi pelaku UMKM.

YOKUBA didirikan oleh Ihsan (26) dan resmi berdiri pada 17 Agustus 2025. Pada hari Minggu, 21 Desember 2025, Ihsan (26) menjelaskan bagaimana ide awal terbentuk hingga harapan untuk YOKUBA di masa depan.

Ia mengungkapkan bahwa ide pembentukan YOKUBA berawal dari aktivitas jalan pagi bersama para founder komunitas lain di Bandung. Sepanjang perjalanan, sang founder bersama rekannya kerap menemukan berbagai tempat makan yang menarik, hingga akhirnya muncul gagasan untuk membentuk komunitas kuliner.

“Awalnya hanya obrolan ringan tentang tempat makan yang enak saat jalan pagi bersama rekan. Sejak itu, terpikir untuk membuat komunitas kuliner Bandung, dan akhirnya terbentuklah YOKUBA,” ujar Ihsan.

Nama YOKUBA sendiri merupakan singkatan dari Yok Kuliner Bandung, yang mencerminkan fokus utama komunitas dalam mengeksplorasi dan mempromosikan kuliner lokal. Meski tergolong komunitas baru, YOKUBA menekankan kekuatan pada solidaritas dan dukungan antaranggotanya.

Saat ini, jumlah anggota aktif YOKUBA mencapai 120 orang, setelah dilakukan pemutihan dari total 175 anggota sebelumnya. Pemutihan dilakukan untuk memastikan anggota yang tergabung benar-benar aktif mengikuti kegiatan komunitas.

Proses rekrutmen anggota baru dilakukan secara terbuka melalui formulir daring (Google Form) yang dibuka setiap awal bulan. Dalam satu periode pendaftaran, YOKUBA dapat menerima sekitar 15–20 anggota baru.

Beragam kegiatan rutin menjadi daya tarik komunitas ini, di antaranya YOKUBA DAY, kegiatan kuliner bersama yang dilaksanakan setiap akhir pekan, serta WFC yang digelar setiap Rabu dan Kamis. Adapun kegiatan lain seperti MATCHA DAY dan ICE CREAM DAY. Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang eksplorasi kuliner, tetapi juga sarana memperluas jejaring pertemanan.

YOKUBA juga aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak. Beberapa di antaranya adalah hadir di undangan podcast Radio RRI, ikut serta dalam acara Bersorai Rasa di Restoran Rempha jalan Bangka No. 6, Kota Bandung, dan berkolaborasi dengan SSB (Spesial Soto Boyolali) baru-baru ini.

Visi utama YOKUBA adalah menciptakan pertemanan anak muda yang bahagia, kuat, dan pecinta kuliner, sedangkan misinya adalah berkumpul rutin, mengeksplorasi berbagai macam kuliner di Bandung, hingga mendukung para pelaku UMKM kuliner lokal melalui pendekatan kreatif. Salah satu caranya ialah dengan membuat konten ulasan makanan yang dibagikan melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok.

“Sejak kami membuat konten, banyak pelaku kuliner yang merasakan peningkatan kunjungan pelanggan. Itu menjadi dampak positif yang kami harapkan,” jelas Ihsan.

Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam mengoordinasikan banyak anggota dalam satu kegiatan. Namun, antusiasme para anggota dinilai sangat tinggi dan menjadi motivasi tersendiri bagi pengurus.

Sang founder berharap di masa depan YOKUBA dapat terus berkembang menjadi komunitas yang solid, berkelanjutan, serta semakin memberikan dampak nyata bagi UMKM kuliner di Bandung.

“Semoga YOKUBA semakin kuat, semakin sukses, dan bisa terus mendukung UMKM lokal,” tutupnya.

YOKUBA hadir sebagai komunitas anak muda pecinta kuliner yang tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan menyalurkan hobi, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Melalui berbagai kegiatan kreatif dan kolaboratif, YOKUBA berhasil mendorong keterlibatan generasi muda dalam mendukung UMKM kuliner, khususnya di Kota Bandung. Keberadaan komunitas ini menunjukkan bahwa minat terhadap kuliner dapat dikembangkan menjadi gerakan sosial yang produktif, inspiratif, dan berkelanjutan. Adanya semangat kolaborasi, YOKUBA membuktikan peran strategis komunitas anak muda dalam membangun ekosistem kuliner lokal menjadi lebih kuat.(Zahra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *