Kota Sukabumi Genjot Eliminasi TBC 2030, Dinkes Gelar Kampanye TOSS-TBC di Lapangan Merdeka

SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI — Upaya menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat Pemerintah Kota Sukabumi. Melalui Dinas Kesehatan, kampanye akbar bertajuk “TOSS–TBC” (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) digelar di Lapangan Merdeka, Jumat (14/11/2025), sebagai langkah masif mendorong deteksi dini hingga pengobatan tuntas bagi penderita TBC.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, tersebut menyasar masyarakat luas melalui rangkaian penyuluhan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta olahraga bersama. Kampanye ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman warga tentang pentingnya pengobatan TBC secara lengkap—isu yang kini menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ayep Zaki menegaskan bahwa eliminasi TBC bukan hanya agenda sektor kesehatan, tetapi berkaitan erat dengan kondisi sosial masyarakat, termasuk kemiskinan dan kualitas lingkungan tempat tinggal.

“Kita fokus bagaimana Kampanye TOSS TBC ini bisa berjalan baik dan mampu menurunkan jumlah warga yang menderita TBC, sekaligus meningkatkan angka kesembuhan. Seluruh program diarahkan pada penyelesaian masalah kesehatan, stunting, kemiskinan, dan penataan kawasan kumuh,” ujar Ayep.

Ia menambahkan, dukungan lintas sektor mutlak diperlukan untuk mencapai target eliminasi TBC pada 2030, sejalan dengan strategi nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, mengungkapkan bahwa tingkat kesembuhan pasien TBC di Kota Sukabumi saat ini baru mencapai 22 persen. Angka tersebut masih jauh dari ideal, sehingga kampanye TOSS–TBC menjadi momentum memperkuat edukasi agar penderita menjalani pengobatan hingga tuntas.

“Ketika ditemukan kasus TBC, pengobatan harus dijalani selama enam bulan dan tidak boleh terputus. Selain itu, pola hidup bersih serta lingkungan yang sehat harus dijaga,” kata Ida.

Ia berharap kampanye ini mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin, tidak menunda pengobatan, serta memperkuat kesadaran bahwa TBC dapat disembuhkan bila ditangani dengan benar.

Pemkot Sukabumi menargetkan kampanye semacam ini menjadi agenda berkelanjutan untuk mempercepat penurunan kasus TBC. Integrasi kebijakan kesehatan, penataan permukiman, dan pengentasan kemiskinan disebut sebagai fondasi penting untuk menekan penyebaran penyakit berbasis lingkungan tersebut.

Dengan gelaran kampanye TOSS–TBC, pemerintah berharap partisipasi publik semakin meningkat, sehingga penanganan TBC dapat dilakukan lebih komprehensif dan berkesinambungan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *