Lempiknas Sumedang Gelar Turnamen Perdana, Siapkan Atlet Menuju PORNAS KORMI 2027

SINARPAGINEWS.COM SUMEDANG – Perkumpulan Lempar Pisau Kreasi Nasional (Lempiknas) Kabupaten Sumedang sukses menggelar Open Tournament Lempar Pisau dan Kapak Bupati Sumedang Cup Vol. 1 Tahun 2026 di kawasan Tahura Gunung Kunci, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Sabtu-Minggu (30-31/5/2026).

Kejuaraan terbuka perdana tersebut menjadi momentum penting dalam perkembangan olahraga lempar pisau dan kapak di Kabupaten Sumedang. Sebanyak 130 atlet putra dan putri dari berbagai daerah turut ambil bagian, mulai dari Bandung, Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Banten hingga sejumlah wilayah lainnya di Indonesia.

Turnamen mempertandingkan delapan kategori, yakni lempar pisau full spin kelompok usia 17-25 tahun putra-putri, usia 25-55 tahun putra-putri, usia 56-80 tahun putra-putri, serta kategori lempar kapak putra dan putri.

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Lempiknas Kabupaten Sumedang, Budi Maryadi, S.T., mengatakan bahwa ajang tersebut merupakan kejuaraan terbuka pertama yang diselenggarakan Lempiknas Sumedang sejak organisasi itu berdiri.

“Open Tournament ini merupakan yang pertama kali kami selenggarakan. Sebelumnya kami hanya mengadakan turnamen internal anggota dalam rangka Hari Ulang Tahun pertama Lempiknas Kabupaten Sumedang pada September 2025,” ujarnya.

Menurut Budi, perkembangan Lempiknas di Kabupaten Sumedang cukup menggembirakan. Saat ini organisasi tersebut telah memiliki tujuh klub aktif yang tersebar di sejumlah wilayah. Enam klub telah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Bupati Sumedang, sementara satu klub lainnya masih dalam proses administrasi.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. yang hadir membuka kegiatan tersebut mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan yang dinilai mampu menjadi wadah positif bagi masyarakat pecinta olahraga lempar pisau dan kapak.

Menurutnya, keberadaan Lempiknas di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) menjadi sarana penting bagi para penggiat olahraga untuk menyalurkan minat dan bakatnya secara terarah.

“Olahraga lempar pisau tidak hanya bersifat rekreasi, tetapi juga memiliki nilai prestasi dan edukasi. Melalui olahraga ini seseorang dapat belajar disiplin, fokus, kesabaran serta kemampuan mengendalikan emosi,” kata Dony.

Ia menambahkan, perkembangan olahraga lempar pisau dan kapak saat ini terus menunjukkan tren positif dengan semakin banyaknya komunitas dan atlet yang bermunculan di berbagai daerah di Indonesia.

Pemilihan kawasan Tahura Gunung Kunci sebagai lokasi kejuaraan juga dinilai memiliki nilai strategis. Selain menjadi sarana promosi olahraga, kegiatan tersebut turut memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Sumedang kepada peserta dan masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini syiar olahraga lempar pisau dan kapak dapat tersampaikan kepada masyarakat, sekaligus menjadi media promosi daerah dan sarana mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.

Dony berharap kejuaraan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi ajang pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Terlebih, olahraga lempar pisau dan kapak dijadwalkan menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) KORMI Tahun 2027 yang akan berlangsung di Kota Palu.

“Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan dan melakukan evaluasi diri. Saya berharap atlet-atlet asal Sumedang mampu tampil dan meraih prestasi pada PORNAS KORMI 2027 mendatang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dony juga menyampaikan filosofi yang selalu dipegangnya dalam dunia olahraga.

“Saya tidak menganut filosofi yang kalah dan yang menang. Saya menganut filosofi yang menang dan terus belajar. Terus belajar untuk menjadi pemenang,” tegasnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh atlet agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Menurutnya, latihan yang konsisten, pengalaman bertanding, dan kemauan untuk terus belajar merupakan kunci utama meraih prestasi.

“Jangan berkecil hati. Teruslah belajar, berlatih, dan berkompetisi agar menjadi atlet yang handal serta mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.

Keberhasilan penyelenggaraan Open Tournament Lempar Pisau dan Kapak Bupati Sumedang Cup Vol. 1 Tahun 2026 menjadi bukti semakin berkembangnya olahraga rekreasi prestasi di Kabupaten Sumedang. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing pada PORNAS KORMI 2027 dan berbagai kejuaraan tingkat nasional lainnya. (Lies Kurniaty)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *