SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya memanfaatkan kegiatan upacara bendera di sekolah sebagai sarana pencegahan tawuran dan perilaku menyimpang remaja dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026. Langkah ini dilakukan melalui pendekatan preemtif dan humanis dengan menyasar langsung kalangan pelajar.
Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Metro Jaya AKBP Sujanto bertindak sebagai inspektur upacara di SMA PGRI 3 Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. Dalam amanatnya, Sujanto menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan media penting untuk membangun disiplin, karakter, serta menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.
“Upacara yang dilaksanakan dengan tertib mencerminkan sikap disiplin dan penghormatan terhadap simbol negara. Dari sini, nilai-nilai nasionalisme dapat tumbuh dan menguat,” ujar Sujanto di hadapan para pelajar dan guru.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghormati guru dan orang tua, menjaga etika pergaulan, hingga menjaga nama baik sekolah. Menurut Sujanto, kualitas karakter generasi muda menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam menghadapi bonus demografi.
Dalam kesempatan itu, Sujanto mengimbau para pelajar agar fokus pada pendidikan dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran hukum lainnya. Imbauan tersebut sejalan dengan tujuan Operasi Pekat Jaya 2026 yang menitikberatkan upaya pencegahan penyakit masyarakat demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Guru dan pelajar SMA PGRI 3 Jakarta menyatakan komitmen untuk menolak segala bentuk premanisme, tawuran, serta peredaran obat terlarang di lingkungan pendidikan.
“Kami, guru dan pelajar SMA PGRI 3 Jakarta, menolak aksi premanisme, tawuran, dan peredaran obat terlarang. Kami mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Operasi Pekat Jaya 2026,” kata perwakilan sekolah.**






