Padel Berkebaya di Jakarta, Indonesia Kaya Dorong Kebaya Masuk Gaya Hidup Aktif Perempuan

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Indonesia Kaya kembali mendorong pelestarian kebaya sebagai warisan budaya takbenda melalui pendekatan yang lebih dekat dengan gaya hidup masa kini. Melalui gerakan Kita Berkebaya, organisasi ini menghadirkan kegiatan Padel Berkebaya di Bounce, Jakarta, yang menggabungkan budaya tradisional dengan olahraga modern.

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu, 7 Februari 2026, Indonesia Kaya menyebut kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat, khususnya perempuan generasi muda, memaknai kebaya tidak hanya sebagai busana tradisional atau simbol nostalgia, tetapi juga sebagai ekspresi diri yang dinamis dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, mengatakan Padel Berkebaya dirancang untuk menghadirkan kebaya di ruang-ruang yang dekat dengan aktivitas generasi muda. Menurut dia, kebaya tidak harus identik dengan acara formal, tetapi juga dapat digunakan dalam kegiatan aktif dan menyenangkan.

Ia menambahkan, meningkatnya penggunaan kebaya turut menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif, mulai dari perajin, desainer, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan demikian, kebaya tidak hanya hidup sebagai warisan budaya, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi berbagai pihak.

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman berolahraga padel sambil mengenakan kebaya sebagai simbol integrasi budaya dan gaya hidup modern. Sejumlah figur publik turut hadir, di antaranya Ririn Ekawati, Anastasia Siantar, Ola Harika, Noi Aswari, serta Kushandari Arfanidewi atau Kelinci Tertidur. Panitia juga menyediakan sesi coaching clinic bagi peserta yang baru mengenal olahraga padel agar kegiatan dapat diikuti secara inklusif.

Ririn Ekawati mengatakan pengalaman bermain padel dengan kebaya memberinya perspektif baru tentang fleksibilitas busana tradisional. Ia menilai kebaya tetap dapat tampil sporty, nyaman, dan elegan, sekaligus menjadi cara bagi generasi muda untuk mencintai budaya tanpa kehilangan gaya personal.

Selain olahraga, Padel Berkebaya juga menghadirkan pasar kebaya yang menawarkan berbagai produk dan perlengkapan pendukung. Hiburan musik dari DJ Ninda dan DJ Neysa turut memeriahkan acara, menciptakan suasana interaktif yang memadukan budaya, olahraga, dan gaya hidup modern dalam satu ruang.

Renitasari berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk mengenakan kebaya sebagai bagian dari keseharian, bukan sekadar kewajiban budaya. Ia menilai kebaya akan terus hidup ketika dipakai dalam aktivitas nyata dan menjadi bagian dari identitas yang berkembang bersama generasi masa kini. (***).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *