Para Pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi Didorong Naik Kelas, DKUKM Buka Akses Permodalan Lewat Program KUR

SINARPAGINEWS.COM, KAB. SUKABUMI- Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong pelaku usaha mikro agar semakin berkembang dan naik kelas. Salah satunya melalui kegiatan fasilitasi pembiayaan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan skema pembiayaan lainnya yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro, pekan lalu.

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam membuka akses permodalan yang lebih mudah bagi para pelaku UMKM, sehingga mampu memperkuat usaha dan meningkatkan daya saing di tengah tantangan ekonomi.

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, mengatakan bahwa sektor UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah.

Menurutnya, masih banyak pelaku usaha kecil yang memiliki potensi besar, namun terkendala modal usaha. Oleh karena itu, kata Sri Hastuty, pemerintah hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut melalui program pembiayaan yang mudah diakses dan terjangkau.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pelaku UMKM mengenai akses pembiayaan, khususnya KUR, mulai dari prosedur pengajuan, persyaratan, hingga bagaimana memanfaatkannya secara optimal untuk pengembangan usaha,” ujarnya dalam keterangannya (23/4).

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan informasi lengkap terkait mekanisme pengajuan KUR, syarat administrasi, peluang pembiayaan lain, hingga strategi penggunaan modal agar usaha dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi yang berani mengembangkan usaha melalui tambahan modal berbunga ringan.

Selain meningkatkan kapasitas usaha dan pendapatan masyarakat, kemudahan akses pembiayaan juga diyakini menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan adanya fasilitas tersebut, DKUKM Kabupaten Sukabumi berharap pelaku usaha mikro tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang lebih kuat, mandiri, dan mampu membuka lapangan pekerjaan baru. (Deni Silalahi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *