SINARPAGINEWS.COM, SALTIGA – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga menggelar Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi di Kantor PLN UP3 Salatiga, Jalan Diponegoro No. 19, Rabu (10/12). Kegiatan ini merupakan langkah mitigasi yang bertujuan memperkuat keselamatan pegawai agar mampu menjaga keberlangsungan pelayanan Listrik Untuk Rakyat saat menghadapi situasi darurat.
Simulasi dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga. Pelatihan mencakup evakuasi cepat, pengenalan jalur aman, prosedur komunikasi darurat, hingga penanganan awal korban dalam skenario gempa bumi.
Manager PLN UP3 Salatiga, Vicky Reandry Faradian, menyampaikan bahwa PLN selalu menempatkan keselamatan pegawainya sebagai prioritas utama. Setiap keputusan, tindakan, dan prosedur dirancang untuk memastikan pegawai bekerja serta hidup dalam kondisi aman.
“Mitigasi bencana bukan hanya soal sarana dan sistem, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Dengan pelatihan ini, pegawai PLN diharapkan mampu bertindak cepat, dan aman,” ujar Vicky.
Perwakilan BPBD Kota Salatiga, April, mengapresiasi konsistensi PLN dalam memperkuat budaya keselamayan. Menurutnya, kedekatan Salatiga dengan Sesar Rawa Pening membuat latihan ini sangat penting dilakukan secara rutin.
“Dengan simulasi tanggap darurat bencana gempa bumi, diharapkan pegawai PLN makin memahami langkah-langkah mitigasi yang benar,” jelas April.
PLN UP3 Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan pegawai melalui simulasi berkala serta kolaborasi dengan BPBD dan PMI. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PLN untuk memastikan pegawainya dalam kondisi kesiapsiagaan menghadapi bencana.





