SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – PT Pabrik Susu Nusantara (PSN Group) yang baru saja diluncurkan pada awal tahun 2025 ini, merupakan hasil transformasi dan peningkatan korporasi dari usaha yang sebelumnya berbentuk CV. Perusahaan ini telah beroperasi sejak tahun 2015 dan mulai berkembang pesat setelah didirikan pada 2010 sebagai peternakan yang hanya memproduksi susu siap saji. Sejak 2015, PSN Group telah meluncurkan berbagai produk olahan susu, seperti susu bubuk, yoghurt, permen susu, krupuk, dan puding susu.
Seiring dengan perkembangannya, pada 2020, PSN Group memperluas bisnisnya dengan membuka agen-agen di berbagai kota Pulau Jawa. Selain penjualan ritel, perusahaan ini juga memproduksi susu dan produk turunannya untuk memenuhi kebutuhan perusahaan lain melalui sistem maklon. Saat ini, sudah puluhan merek maklon yang diproduksi di pabrik PSN yang terletak di kawasan pegunungan Wonosobo.
Dalam kunjungannya ke pabrik Wonosobo, CEO PSN Group, Donny Pur, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah merencanakan ekspansi besar-besaran. Pada awal 2025, PSN Group akan membuka pabrik baru di Magelang. Perusahaan ini juga sedang berinvestasi serius dalam modernisasi fasilitas dan penambahan lini produksi susu.
“Tahun 2025 ini, kami akan menambah beberapa alat produksi baru dan memodernisasi alat yang sudah ada. Kami telah membeli lahan seluas 15 hektare di Magelang, yang saat ini sedang direnovasi untuk menjadi pabrik dengan standar kelayakan produksi susu,” ujar Donny, Minggu (5/1/2025).
Donny menambahkan, PSN Group telah mengalokasikan dana investasi sebesar Rp 40 miliar pada 2025 untuk peremajaan peralatan, renovasi fasilitas, dan modal kerja lainnya. Dana ini sebagian besar berasal dari kas perusahaan, sementara sisanya didanai melalui pinjaman investasi dari lembaga keuangan.
PSN Group juga sedang mempersiapkan peluncuran merek susu baru untuk memperluas portofolio produk dan mengisi ceruk pasar lokal. Menurut Direktur Pengembangan Bisnis PSN Group, Danny Teguh Widodo, perusahaan telah bekerja sama dengan banyak pemilik merek lokal dan perusahaan bisnis jaringan (MLM) dalam beberapa tahun terakhir. “Saat ini, kami tengah mempersiapkan merek kami sendiri sebagai bagian dari investasi untuk memperluas skala produksi dan menargetkan pasar regional,” jelas Danny dengan antusias saat diwawancarai di kantornya, Cawang, Jakarta.
Selain itu, PSN Group telah menjalin kemitraan dengan sejumlah koperasi susu binaan yang sebagian besar berlokasi di Jawa Tengah. Kemitraan ini bertujuan untuk menjaga pasokan susu bagi pabrik, yang diprediksi akan meningkat pesat seiring dengan ekspansi dan perluasan fasilitas pada 2025 mendatang. (rul)





