Rakyat Bersatu Kawal Janji Bupati Garut 16 Tuntutan Harus Dijawab! Dera: Pemerintah Jangan Tuli terhadap Suara Publik

SINARPAGINEWS.COM  KAB.GARUT – Koalisi puluhan elemen masyarakat yang menggelar Aksi Mimbar Bebas pada 10 Juni 2025 lalu di halaman DPRD Kabupaten Garut menyampaikan sikap tegas dan evaluasi kritis terhadap 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Dalam pernyataan resminya, Koordinator Lapangan aksi tersebut, Dera, menegaskan bahwa aksi ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan pengawasan rakyat terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami telah menyampaikan 16 butir tuntutan yang mencerminkan persoalan nyata rakyat Garut. Sayangnya, hingga hari ini belum ada respon konkret dari pihak pemerintah daerah maupun legislatif,” ujar Dera, Jumat (5/7/2025), di sela konsolidasi Koalisi Masyarakat Garut Menggugat.

Dera menyebutkan bahwa isu-isu yang diangkat tidak hanya bersifat teknis, melainkan menyentuh akar struktural dari berbagai masalah: mulai dari pupuk langka, pasar kumuh, birokrasi korup, penempatan tim sukses di jabatan publik, kemiskinan ekstrem, infrastruktur rusak, hingga krisis layanan kesehatan dan sosial.

“Kami menuntut agar Pemerintah Kabupaten Garut membuka laporan progres 100 hari kerja secara transparan. Termasuk janji bantuan hidup Rp2 juta per keluarga, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan 100 ribu lapangan kerja,” tambahnya.

Koalisi Masyarakat Garut juga mengusulkan pembentukan Tim Evaluasi Publik Independen untuk menilai kinerja pemerintah daerah dari perspektif rakyat, bukan hanya berdasarkan laporan birokrasi yang bersifat administratif.

Sebagai langkah lanjut, Dera mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mempersiapkan Aksi Mimbar Bebas Jilid II dengan skala lebih luas dan dukungan dari komunitas petani, buruh, mahasiswa, tokoh agama, serta masyarakat adat.

“Kami tidak dalam posisi menyerang, tetapi mengingatkan. Pemerintah yang tidak peka terhadap suara rakyat sedang bermain-main dengan bom waktu sosial. Kami hadir sebagai pengawal janji, bukan lawan politik,” pungkas Dera.

Koalisi Masyarakat Garut Menggugat memastikan akan terus bergerak secara damai, konstitusional, dan terbuka untuk berdialog, namun tetap bersikap kritis dan konsisten mengawal aspirasi rakyat bawah.(Nandy AP)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *