SINARPAGINEWS.COM, Kuala Kapuas – Bulan suci Ramadan kembali menjadi momentum refleksi diri sekaligus penguatan kepedulian sosial bagi umat Muslim. Ramadan dimaknai tidak hanya sebagai kewajiban menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sebagai momen meningkatkan kualitas spiritual dan solidaritas sosial.
Momentum ini dirasakan selama bulan suci Ramadan yang berlangsung setiap tahun dalam kalender Hijriah. Fenomena peningkatan ibadah dan kepedulian sosial ini terlihat di berbagai daerah termasuk di Kota Kuala Kapuas Kalimantan Tengah.
Kabid Kawasan Permukiman Disperkimtan Kapuas, Ade Lesmana, S.T,. M.M,. menganggap bahwa di bulan suci Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk introspeksi diri, karena umat Muslim menjalankan puasa untuk melatih kesabaran, pengendalian diri, serta meningkatkan empati terhadap masyarakat kurang mampu.
“Rasa lapar dan dahaga yang dirasakan selama berpuasa akan menjadi pengingat untuk kita agar lebih peduli terhadap sesama. Karena Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter yang lebih baik dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat,” ucap Ade Lesmana, kepada media ini, Selasa (24/2).

Sementara itu, Kabid Pertanahan Disperkimtan Kapuas, Peran Firdaus, S.Kom,. juga menilai suasana kebersamaan lebih terasa saat bulan Ramadan, seperti peningkatan kepedulian sosial yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan, berbagi takjil, membayar zakat, infak, sedekah, serta memberikan santunan kepada anak yatim.
“Dengan berbagai aktivitas tersebut, Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum emas untuk memperkuat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial . Di tengah dinamika tantangan tahun ini, mari kita jadikan Ramadan sebagai madrasah untuk mengasah empati dan kejujuran kita,” ujarnya.
Mari jadikan bulan ini sebagai momentum kita untuk pulang ke jati diri yang fitrah, pribadi yang sabar, peduli, dan penuh kasih. “Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H /2026 M”. Semoga di bulan Ramadan tahun ini kita mendapat hikmah yang mencerahkan jiwa.






