SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI- DPRD Kota Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terkait penjelasan Wali Kota mengenai Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sabtu (6/12/2025).
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, hadir mewakili Wali Kota dalam sidang yang turut dihadiri unsur pimpinan DPRD, seluruh anggota dewan, Sekda, Forkopimda, kepala SKPD, camat, serta lurah se-Kota Sukabumi.
Dalam pemaparannya, Bobby mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan jawaban atas berbagai masukan dari sembilan fraksi DPRD.
Sejumlah aspek strategis dalam Raperda turut disorot, seperti peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan lembaga pengawasan, peningkatan kualitas penyelenggaraan peternakan, serta penguatan sumber daya manusia.
Ia menegaskan bahwa proses pembahasan Raperda masih bisa diperdalam melalui pembentukan panitia khusus (pansus) guna melengkapi jawaban dan menyempurnakan materi regulasi tersebut.
Menurut Bobby, potensi PAD sektor peternakan dapat meningkat apabila didukung penyediaan lahan serta pola pengelolaan yang tepat.
Mengingat keterbatasan wilayah Kota Sukabumi, pemerintah akan berkoordinasi dengan berbagai SKPD untuk menyiapkan kebutuhan lahan dan sistem pengelolaan yang berkelanjutan.
Bobby berharap Raperda ini mampu memberi dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, baik melalui jasa, sewa lahan, maupun aktivitas jual beli yang berkaitan dengan usaha peternakan.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menegaskan bahwa Raperda Peternakan dan Kesehatan Hewan masih berada pada tahap pembicaraan tingkat satu. Meski demikian, seluruh fraksi telah menyatakan apresiasi dan dukungan terhadap keberadaan Raperda yang dinilai sangat dinantikan masyarakat. Raperda ini sebelumnya pernah diusulkan sebagai perda inisiatif DPRD pada 2024, namun sempat tertunda karena belum rampungnya naskah akademik.
Kini naskah tersebut telah selesai, dan DPRD menargetkan pembentukan pansus serta penyelesaian pembahasan Raperda dapat segera dilakukan, bahkan diupayakan tuntas pada tahun ini. (Red)






