SINARPAGINEWS.COM, Tegal — SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.
Kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik. Sinergi sekolah dan BNN diharapkan dapat memperkuat edukasi serta meningkatkan kesadaran peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah mengenai pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Ina Oktaviana, M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan perlindungan peserta didik.
“Kerja sama dengan BNN Kota Tegal merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk menciptakan sekolah yang aman, sehat, dan ramah bagi anak. Kami ingin peserta didik memiliki pengetahuan dan ketahanan diri sehingga mampu menjaga dirinya dari berbagai pengaruh negatif,” ungkap Ina.
Sementara itu, Humas SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Rizqi Latifatul Annisa, S.Pd., mengatakan bahwa kolaborasi dengan BNN menjadi langkah penting untuk menghadirkan edukasi yang tepat dan berkelanjutan.
“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Melalui kolaborasi ini, kami berharap edukasi tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat diberikan secara tepat sesuai dengan usia dan kebutuhan peserta didik. Ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang sehat dan positif,” tuturnya.
Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto, S.Pd.I., M.H., mengapresiasi langkah SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal dalam membangun sinergi untuk mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.
“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan terdekat anak, salah satunya sekolah. Kami mengapresiasi komitmen SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal untuk bersinergi dengan BNN. Edukasi dan penguatan karakter menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan memiliki masa depan yang baik,” ujar Kunarto.
Melalui MoU tersebut, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan peserta didik.(Hid/hms)






