Serap Aspirasi Warga Bojonggaling, Saepulloh Prioritaskan Pertanian, Pendidikan dan Infrastruktur Dasar

SINARPAGINEWS.COM KAB. SUKABUMI – Berbagai kebutuhan pembangunan mengemuka dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrat, Saepulloh, yang digelar di Kampung Pasirhaur, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan titik ketiga pelaksanaan reses Tahun Anggaran 2026 setelah sebelumnya digelar di Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, dan Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng. Reses menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkembang di wilayahnya.

Dalam pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga setempat itu, sejumlah usulan disampaikan mulai dari sektor pertanian, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur dasar yang dinilai mendesak untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Sektor pertanian menjadi salah satu perhatian utama warga. Masyarakat mengharapkan adanya dukungan berupa bantuan bagi kelompok tani, kelompok perikanan, dan peternakan guna meningkatkan produktivitas serta memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Di bidang pendidikan, warga mengusulkan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk PAUD, SMP, dan SMA Islam Terpadu Yalhas. Penambahan sarana pendidikan tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan memadai bagi para siswa.

Sementara itu, kebutuhan infrastruktur dasar juga menjadi sorotan. Warga mengajukan pembangunan sumur bor sebagai solusi penyediaan air bersih, terutama saat musim kemarau. Selain itu, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik juga diusulkan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam hari.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Saepulloh menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan dibawa ke pembahasan tingkat legislatif untuk diperjuangkan sesuai mekanisme dan prioritas pembangunan daerah.

“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tampung dan perjuangkan agar dapat masuk dalam program pembangunan sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku,” kata Saepulloh.

Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Karena itu, kegiatan reses menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan program pemerintah dengan harapan warga.

Melalui forum tersebut, masyarakat berharap berbagai usulan yang telah disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat diwujudkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga Desa Bojonggaling dan sekitarnya.

Reporter: Deni Silalahi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *