SINARPAGINEWS.COM, SURABAYA — Ribuan pelari memadati jalanan utama Surabaya sejak pagi, Minggu (19/10). Suara peluit flag off menggema di depan Balai Kota, menandai dimulainya Surabaya ISOPLUS Marathon 2025. Lebih dari sekadar ajang olahraga, marathon ini memadukan semangat sportivitas, denyut ekonomi kota, dan gaya hidup sehat yang tengah tumbuh di Kota Pahlawan.
Tahun ini menjadi babak baru bagi ISOPLUS Run Series, karena untuk pertama kalinya mereka menghadirkan kategori Full Marathon (42K) di Surabaya. Mengusung tema “Unlock Your Greatness”, ajang ini juga membuka kategori lain seperti 5K, 10K, Half Marathon (21K), dan Kids Dash, menjadikannya event inklusif bagi semua kalangan.
Dari hampir 9.000 peserta, sebanyak 44 persen berasal dari Surabaya, dan sisanya datang dari luar kota. Peserta pria tercatat 59,2 persen, sedangkan pelari wanita mencapai 40,8 persen.
“Selama enam bulan kami mendampingi para pelari lewat program hidup sehat dan latihan bersama komunitas. Kami menghadirkan pelatih profesional Coach Andy Sugiyanto dan ahli gizi dr Angela Dalimarta, Sp.GK,” ujar Joshua Gunawan, Head of Ready to Drink Beverages Category WINGS Group Indonesia. “Hari ini adalah puncak perayaan bagi setiap pelari yang berhasil menaklukkan batas dirinya.”
Dukungan Kota dan Perputaran Ekonomi
Pemerintah Kota Surabaya memberi dukungan penuh terhadap ajang ini. Wali Kota Eri Cahyadi menyebut Surabaya telah berkembang menjadi kota yang ramah olahraga, dengan gaya hidup warganya yang semakin aktif.
“Lifestyle warga Surabaya itu sudah lari. Setiap minggu kami buatkan loop di pusat kota. Jadi dengan adanya Surabaya ISOPLUS Marathon, gayung bersambut warga Surabaya dan luar kota ikut berlari, sekaligus menikmati wajah kota yang bersih dan aman,” kata Eri Cahyadi di sela-sela pelepasan pelari.
Antusiasme peserta juga berdampak langsung pada ekonomi kota. Muhammad Fikser, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Plt. Kadiskominfo Surabaya, menyebut tingkat okupansi hotel di pusat kota mencapai 100 persen selama akhir pekan pelaksanaan marathon.
“Event ini memberi efek berganda bagi sektor kuliner, transportasi, hingga pariwisata. Bahkan beberapa ruas jalan rute lomba diperbaiki untuk kenyamanan pelari, agar bisa menjadi rute standar untuk event mendatang,” ujar Fikser.
Rute Historis dan Wajah Kota
Rute Surabaya ISOPLUS Marathon dirancang melewati ikon kota seperti Tugu Pahlawan, Jembatan Merah, Hotel Majapahit, Siola Museum, hingga Balai Kota. Para pelari tak hanya mengejar waktu, tapi juga menikmati keindahan arsitektur dan semangat historis Surabaya.
Balai Kota dijadikan race village, pusat keramaian tempat pelari dan penonton menikmati suasana festival.
Kesiapan Medis di Tengah Cuaca Panas
Sebagai olahraga ketahanan tinggi, keamanan pelari menjadi prioritas. Race Director Didit Santoso menjelaskan bahwa penyelenggara menyiapkan tenaga medis lengkap, mulai dari dokter jantung, dokter anestesi, perawat, first aiders, hingga ambulans dan mini ICU di beberapa titik.
“Kami juga melakukan langkah preventif sejak sebelum lomba, termasuk menanggapi peringatan BMKG soal cuaca panas ekstrem. Kami edukasi pelari soal hidrasi dan gejala heat stroke, agar mereka tahu kapan harus menepi,” kata Didit. Ia berharap ajang ini menjadi tolok ukur marathon nasional di Surabaya.
Festival Sehat di Balai Kota
Selesai berlari, para peserta disuguhi pengalaman festival. Di area finis, ISOPLUS menghadirkan ice bath pool, pijat fisioterapi, keramas gratis, hingga sajian sehat. Suasana Balai Kota semakin meriah dengan penampilan band KOTAK, Club Dangdut Racun, dan komunitas Berlari Berdendang yang memadukan musik dengan semangat olahraga.
Kolaborasi dan Komitmen Sponsor
Kesuksesan ajang ini juga berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk Bank MAS, BMW-Astra, dan Agung Sedayu Group. Direktur Utama Bank MAS, Ho Danny Hartono, menyebut partisipasi mereka sebagai bentuk komitmen mendukung gaya hidup aktif masyarakat.
“Ini kali kedua Bank MAS menjadi sponsor utama ISOPLUS Run. Kami ingin hadir di tengah aktivitas yang relevan dengan masyarakat, sejalan dengan visi kami sebagai Bank Andalan Anda. Melalui aplikasi Bebas by Bank MAS, kami hadirkan kemudahan akses layanan perbankan yang efisien dan aman,” ujar Ho Danny.
Bank MAS juga menggelar lelang perlengkapan lari dengan harga mulai Rp20 ribu, termasuk jam tangan Garmin dan headphone Shokz, serta aktivitas berhadiah jutaan rupiah di booth mereka selama acara.
Perayaan Gaya Hidup Sehat
Menutup acara, Joshua Gunawan menegaskan bahwa ISOPLUS tidak sekadar menghadirkan event olahraga, melainkan gerakan menuju hidup aktif dan sehat.
“Kami ingin menjadi excellent hydration partner bagi masyarakat dalam perjalanan menuju gaya hidup aktif. Dengan dukungan yang tepat, setiap orang bisa membuka potensi terbaiknya. Surabaya ISOPLUS Marathon bukan sekadar lomba, tapi perayaan kemenangan setiap langkah menuju versi terbaik diri kita,” ujarnya.***






