Tingginya Pengangguran di Kawasan Industri Cikembar Jadi Sorotan DPRD Kab. Sukabumi

SINARPAGINEWS.COM KAB. SUKABUMI – Tingginya angka pengangguran di Kecamatan Cikembar menjadi sorotan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi IV, Ferry Supriyadi, saat menggelar reses kedua di Kampung Sedanukti, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kamis (3/6/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga tersebut, persoalan ketenagakerjaan menjadi aspirasi utama yang disampaikan masyarakat. Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur, serta penanganan bencana alam.

Ferry mengatakan tingginya angka pengangguran di Cikembar menjadi perhatian serius mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, keberadaan industri seharusnya mampu memberikan dampak positif melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Persoalan ini harus menjadi perhatian bersama. Mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah daerah hingga perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Cikembar harus bersinergi untuk membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia menegaskan perusahaan perlu memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal agar manfaat keberadaan industri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Menurut Ferry, seluruh aspirasi yang disampaikan warga dalam reses tersebut akan dibawa ke forum DPRD untuk diperjuangkan dan dibahas bersama pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan program pembangunan.

Selain itu, dirinya berkomitmen mendorong penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan di Kabupaten Sukabumi agar selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengutamakan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah, Ferry menegaskan pembangunan daerah harus tetap berjalan dengan mengedepankan skala prioritas serta kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

“Reses merupakan sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan melalui kebijakan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Repoter: Deni Silalahi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *