SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Yayasan An Nash di kawasan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, sukses menggelar pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijriah dengan menyembelih 13 ekor sapi dan 48 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut didistribusikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan syiar Islam di tengah masyarakat.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di lingkungan RT 001/RW 011, Jalan Poltangan Raya, Pejaten Timur, itu dimulai sejak pagi hari. Warga, panitia, hingga jamaah masjid tampak bergotong royong mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Meski sempat mengalami keterlambatan pada awal pelaksanaan, proses penyembelihan berjalan tertib dan lancar hingga siang hari. Panitia memastikan distribusi daging kurban dilakukan secara bertahap agar penyaluran lebih merata dan tepat sasaran.
Perwakilan DKM/Yayasan An Nash, Ahmad N Romdoni, mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut dia, kekompakan panitia dan dukungan masyarakat menjadi faktor utama kelancaran kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah pelaksanaan tahun ini berjalan lebih lancar. Memang sempat sedikit terlambat di awal, namun setelah dimulai prosesnya terus berjalan tanpa jeda sejak pukul 08.00 WIB,” ujar Ahmad saat ditemui di lokasi, Jumat, (27/5/2026).
Ia menjelaskan, hewan kurban berasal dari partisipasi jamaah masjid, orang tua murid, dan masyarakat sekitar yang secara bersama-sama ikut berkontribusi dalam pelaksanaan ibadah kurban Idul Adha 1447 H.
Menurut Ahmad, kegiatan kurban bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan juga menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus sarana mempererat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat.
“Ini bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, tetapi bagian dari syiar Islam dan bentuk kebersamaan masyarakat. Dari masyarakat kembali lagi untuk masyarakat,” katanya.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga di sekitar Pejaten Timur dan sejumlah wilayah lain yang membutuhkan. Distribusi dilakukan sejak pagi dengan melibatkan perangkat RT dan RW setempat agar pembagian berjalan tertib dan terorganisir.
Panitia menargetkan seluruh proses penyembelihan selesai hingga sore hari. Sementara proses pendistribusian dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh penerima mendapatkan bagian secara merata.
Ke depan, DKM An Nash berkomitmen meningkatkan kualitas pelaksanaan kurban agar semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Salah satu rencana yang tengah dipersiapkan ialah menggandeng dinas pertanian untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sebelum penyembelihan.
“Kami berharap tahun depan pelaksanaannya bisa lebih besar, lebih tertata, dan semakin bermanfaat untuk masyarakat luas. Insya Allah kami juga ingin melibatkan dinas pertanian agar kualitas hewan kurban semakin terjamin,” ujar Ahmad.
Di akhir kegiatan, pihak DKM An Nash menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, jamaah, panitia, serta perangkat lingkungan yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan kurban tahun ini.
“Terima kasih kepada seluruh warga, jamaah, panitia, serta RT dan RW yang sudah ikut membantu. Semoga kebersamaan dan sinergi seperti ini terus terjaga di tahun-tahun mendatang,” tutupnya. **






