SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA –
Deeandra Al Naila Nugroho, remaja berusia 15 tahun ini menunjukkan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk berkarya dan berprestasi. Terpilih sebagai Puteri Remaja Indonesia Banten 2025, Ara siap melangkah ke tingkat nasional dengan membawa semangat belajar, berkembang, dan menginspirasi.
Deeandra aktif di dunia modeling dan public speaking, serta dikenal lewat segudang prestasi akademiknya. Ia juga peraih medali emas Olimpiade IPS Nasional, serta juara di berbagai ajang olimpiade Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Selain itu, ia aktif dalam organisasi sekolah, kerap menjadi MC, dan pernah tampil sebagai delegasi dalam ajang Model United Nations.
“Aku percaya jadi puteri bukan cuma soal penampilan, tapi soal pengaruh. Aku ingin jadi contoh bahwa remaja biasa pun bisa melakukan hal luar biasa ketika diberi kesempatan,” ujar Deeandra penuh keyakinan.

Dalam persiapan menuju karantina nasional, Ara tidak hanya fokus pada materi lomba. Ia terus mengasah kemampuan public speaking, menyiapkan penampilan unjuk bakat, serta memperdalam wawasan tentang isu global, sejarah, dan budaya Banten. Baginya, menjaga pola pikir yang sehat sama pentingnya dengan persiapan teknis. “Aku nggak cuma fokus menang, tapi pengin belajar, tumbuh, dan nikmati prosesnya. Ini semua tentang perjalanan, bukan cuma hasil akhir,” tuturnya. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental. “Kalau badan dan pikiran sehat, kita bisa kasih versi terbaik dari diri kita,” tambahnya.
Deeandra menyadari bahwa tantangan remaja masa kini salah satunya adalah krisis identitas, namun ia melihat hal itu sebagai awal dari proses pencarian jati diri. “Saran aku: kenali diri, mulai dari langkah kecil, dan jangan takut untuk keluar dari zona nyaman. Yang penting tetap semangat, kerja keras, dan rendah hati. Dari situ, mimpi besar bisa tercapai,” katanya memberi semangat.
Kini, setelah resmi mewakili Banten, Deeandra semakin mantap mempersiapkan diri untuk tampil maksimal di ajang nasional. Ia bertekad membawa nama daerahnya dengan bangga dan membuktikan bahwa remaja bisa menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, dan memberi dampak positif. “Aku pengin jadi sosok yang membawa inspirasi. Bukan hanya untuk Banten, tapi juga untuk remaja Indonesia di luar sana,” tutupnya.






