Rio Dewanto Sebut Peran Dimitri di Jejak Duka Diandra Jadi Ujian Emosi, Bukan Sekadar Akting

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — SCTV membuka awal 2026 dengan menghadirkan sinetron drama Jejak Duka Diandra, yang tayang setiap hari pukul 21.30 WIB. Sinetron ini kembali mempertemukan Rio Dewanto dan Michelle Ziudith dalam kisah romansa yang menyoroti luka batin, konflik relasi, serta konsekuensi dari pilihan hidup. Dalam wawancara daring bersama awak media melalui Zoom, para pemain mengungkap pengalaman emosional dan tantangan berat selama proses syuting.

Dimitri dan Dua Penjara Emosi

Aktor Rio Dewanto menyebut perannya sebagai Dimitri bukan sekadar pekerjaan akting, melainkan sebuah ujian emosional. Karakter tersebut menuntutnya masuk ke lapisan emosi terdalam—amarah, rasa bersalah, hingga penyesalan—yang terus menghantui sepanjang cerita.

“Dimitri itu sosok yang hidup dalam dua penjara sekaligus. Bukan cuma penjara fisik, tapi juga penjara perasaan dan masa lalunya sendiri,” kata Rio. Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat proses syuting kerap terasa berat secara psikologis. “Kadang kita benar-benar seperti berada di penjara, atau bahkan terpenjara oleh perasaan kita sendiri. Itu rasanya enggak enak banget,” ujarnya.

Rio mengakui, tantangan terbesar bukan hanya memainkan adegan emosional, melainkan menjaga Dimitri tetap terlihat manusiawi di mata penonton meski melakukan kesalahan besar. Menurutnya, aktor memiliki tanggung jawab untuk menghidupkan karakter, bukan menghakimi. “Dimitri bukan orang jahat. Dia manusia yang salah langkah,” tutur Rio.

Tak jarang, emosi yang ia mainkan terbawa hingga ke luar lokasi syuting. “Ada momen setelah kamera dimatikan, saya masih kebawa emosinya. Saya mikir, ‘iya ya, kenapa gue marah?’ Tapi memang karena perasaannya terasa nyata,” katanya.

Michelle Ziudith: Diandra yang Memendam Luka

Michelle Ziudith, yang memerankan Diandra, menggambarkan karakternya sebagai perempuan yang memilih bertahan dalam hubungan menyakitkan karena rasa tanggung jawab dan cinta. Ia mengaku peran tersebut menuntut ketahanan emosi yang tinggi.

“Capek secara emosional, karena Diandra itu banyak memendam. Dia bukan tipe yang meledak-ledak, tapi justru itu yang bikin berat saat dimainkan,” kata Michelle. Ia harus menjaga agar kesedihan dan konflik batin Diandra tetap terasa wajar dan tidak berlebihan.

Michelle menilai Jejak Duka Diandra memiliki pendekatan cerita yang berbeda dari sinetron kebanyakan. Konflik tidak disajikan secara hitam-putih, melainkan melalui lapisan emosi dan latar belakang tiap karakter. “Ini cerita tentang luka dan konsekuensi pilihan hidup. Tidak ada yang sepenuhnya benar atau sepenuhnya salah,” ujarnya.

Meski sarat drama, Michelle menyebut sinetron ini tetap menghadirkan sisi hangat yang memberi ruang bagi penonton untuk bernapas di tengah konflik yang intens.

Baiti Syaghaf: Yunita dan Emosi Penonton

Sementara itu, Baiti Syaghaf yang memerankan Yunita mengaku menghadapi tantangan tersendiri karena karakternya kerap memancing emosi penonton. Yunita digambarkan sebagai sosok dengan emosi kompleks yang digerakkan oleh obsesi.

“Capek secara emosi, karena Yunita bukan karakter yang sederhana. Banyak penonton yang kesal, tapi buat aku itu justru tanda bahwa mereka masuk ke ceritanya,” kata Baiti. Ia meminta penonton bersabar mengikuti alur cerita karena akan ada perkembangan yang dapat mengubah cara pandang terhadap karakternya.

Lingkungan Syuting dan Cerita yang Relevan

Ketiga pemain sepakat bahwa proses syuting Jejak Duka Diandra cukup melelahkan secara emosional. Namun, suasana kerja yang profesional dan sehat membantu mereka menjaga intensitas permainan. Rio dan Michelle yang telah lama saling mengenal merasa komunikasi di lokasi berjalan efektif, sementara Baiti mengaku dukungan pemain senior memberinya ruang aman untuk bereksplorasi.

“Lingkungannya sehat, jadi kami merasa aman untuk bermain emosi,” ujar Michelle.

Melalui Jejak Duka Diandra, para pemain berharap penonton tidak hanya terhibur, tetapi juga diajak merefleksikan hubungan personal, pilihan hidup, serta cara menghadapi luka batin. Dengan alur penuh kejutan dan emosi yang naik turun, sinetron ini diharapkan relevan dengan pengalaman penonton masa kini.

Jejak Duka Diandra tayang setiap hari di SCTV pukul 21.30 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *