SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Penyanyi Idgitaf kembali memperkenalkan karya terbaru setelah merilis album keduanya, Berusaha di Bawah Hujan, pada 15 Mei 2026. Kali ini, pemilik nama Brigitta Sriulina Beru Meliala tersebut menggandeng Hindia dalam video musik Masih Ada Cahaya yang resmi dirilis pada Senin, 19 Mei 2026.
Video musik ini menjadi materi visual pertama dari era album Berusaha di Bawah Hujan. Lagu Masih Ada Cahaya menghadirkan tema reflektif tentang proses pendewasaan dalam hubungan, terutama saat seseorang belajar memahami dan menerima masa lalu pasangannya.
Menurut keterangan resmi yang diterima Sinarpaginews, Selasa (19/5/2026) Idgitaf mengatakan lagu tersebut lahir dari keinginannya menghadirkan karya yang merepresentasikan dinamika hubungan antara lelaki dan perempuan. Dalam narasi lagu, ia mencoba menenangkan sang pasangan dengan meyakinkan bahwa harapan dan cahaya akan tetap ada, meski masa lalu menyisakan luka yang sulit dihadapi.
“Karya ini menjadi bentuk percakapan untuk meyakinkan bahwa masih ada cahaya yang menunggu di depan, meski perjalanan untuk mencapainya terasa berat,” demikian penjelasan dalam materi resmi perilisan lagu tersebut.
Kehadiran Hindia dalam lagu ini disebut semakin mempertegas emosi dan pesan yang ingin disampaikan. Kolaborasi keduanya menghadirkan perpaduan vokal intim dengan nuansa melankolis yang menjadi benang merah lagu tersebut.
Dari sisi produksi musik, Masih Ada Cahaya digarap oleh duo produser Yupiter yang terdiri atas Rama Harto dan Luthfi Adianto. Aransemen yang dibangun terdengar emosional, namun tetap menjaga kedekatan pesan personal yang ingin disampaikan Idgitaf kepada pendengarnya.
Sementara itu, penggarapan video musik dipercayakan kepada sutradara Yustinus Kristianto. Dalam keterangan resminya, Idgitaf disebut terlibat langsung dalam pengarahan cerita dan visual agar pesan yang dibawa terasa lebih personal dan relevan dengan pengalaman banyak orang.
Video musik tersebut menyoroti bagaimana trauma dapat muncul dalam bentuk yang tidak terduga dan meninggalkan luka batin berkepanjangan. Melalui pendekatan sinematik, visualisasi karya ini memperlihatkan perjuangan seseorang menghadapi trauma sekaligus usaha menemukan kembali harapan di tengah bayang-bayang masa lalu.
“Kisah seorang ibu dan anak menjadi simbol perjalanan menemukan cahaya baru setelah melalui pengalaman traumatis,” tulis keterangan resmi perilisan video musik tersebut.
Pendekatan visual yang dibangun Yustinus juga mempertegas kontras antara gelapnya trauma dan harapan baru yang perlahan tumbuh dalam kehidupan seseorang.
Video musik Masih Ada Cahaya dari Idgitaf feat. Hindia sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Idgitaf mulai 19 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Adapun album Berusaha di Bawah Hujan kini telah tersedia di berbagai platform musik digital.***






