SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Rumah produksi Anak Muda Jago dan Dapur Film baru saja sukses menggelar Gala Premiere untuk film terbarunya, Rahasia Rasa, yang berlangsung di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta. Malam tersebut dipenuhi dengan antusiasme para tamu undangan, yang tak hanya penasaran dengan kisah yang menyentuh hati, tetapi juga menggugah selera. Acara ini menyuguhkan momen spesial yang memperkenalkan kisah tentang kuliner Nusantara dalam balutan drama yang penuh emosi.
Film Rahasia Rasa yang akan tayang mulai 20 Februari 2025 ini menawarkan perpaduan antara cinta, ambisi, dan rahasia kuliner Nusantara yang tak lekang oleh waktu. Premiere film semakin meriah dengan kehadiran para pemain utama, termasuk Jerome Kurnia (Ressa), Nadya Arina (Tika), Valerie Thomas (Dinda), Ciccio Manassero (Alex), Slamet Rahardjo (Subroto), Yati Surachman (Mbah Wongso), serta produser Arsa Linggih dan sutradara Hanung Bramantyo.
Sebuah Kisah Kuliner yang Memikat dan Menginspirasi
Adi Nugroho, penulis skenario Rahasia Rasa, menyebut acara ini sebagai peluang untuk media dan tamu undangan menyelami lebih dalam dunia kuliner Indonesia yang kaya, dalam sebuah narasi sinematik yang memikat. “Kami ingin menghadirkan cerita segar yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan pengalaman sinematik yang unik,” ungkap Arsa Linggih, produser film, dalam sesi konferensi pers di Metropole XXI, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 Januari 2025.
Film ini mengisahkan perjalanan Ressa, seorang chef muda yang hidupnya berubah drastis setelah kehilangan indra pengecapnya. Dalam pencariannya untuk menemukan kembali makna rasa, Ressa bertemu dengan Tika, sahabat masa kecil, yang membawanya pada rahasia terbesar dalam dunia kuliner Nusantara. Di balik buku legendaris Mustikarasa, terdapat kisah tak terungkap yang mengikat banyak takdir, termasuk pengkhianatan dari orang yang paling dipercayainya.
Bukan hanya sekadar drama romantis, Rahasia Rasa juga merupakan sebuah eksplorasi mendalam tentang bagaimana makanan menyimpan sejarah, emosi, dan bahkan kunci untuk pencarian jati diri. “Film ini bukan hanya tentang rasa, tapi juga tentang bagaimana rasa bisa mengubah hidup seseorang,” tambah Arsa.
Proses Produksi yang Menghadirkan Tantangan dan Pembelajaran Baru
Jerome Kurnia, yang memerankan Ressa, mengungkapkan tantangannya selama proses produksi. “Memerankan Ressa bukan hanya tentang akting, tetapi juga tentang belajar dunia kuliner. Saya benar-benar belajar memasak dan memahami teknik seorang chef,” ujarnya.
Pihak produksi pun mendalami dunia kuliner dengan sangat serius. “Mas Hanung sebagai sutradara juga total dalam pengerjaan film ini. Ia bahkan mengajak Gregory, seorang food stylist terkenal, untuk mendampingi saya dan para cast lainnya agar bisa memberikan yang terbaik untuk film ini,” tambah Jerome.
Gala Premiere Tak Hanya di Jakarta
Selain di Jakarta, Rahasia Rasa juga akan menggelar gala premiere di Bali pada 15 Februari 2025. Bali, sebagai destinasi kuliner dan budaya yang kaya, dipilih sebagai tempat sempurna untuk memperkenalkan film ini lebih awal kepada penonton yang ingin terhanyut dalam cerita dan visual yang menggoda.
Hanung Bramantyo: Mengangkat Sejarah Kuliner Indonesia
Sutradara Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa Rahasia Rasa diangkat dari ide buku resep yang diprakarsai oleh Presiden Soekarno, Mustika Rasa, yang menginspirasi film ini. Film ini akan tayang di bioskop mulai 20 Februari 2025.
Adi Nugroho, penulis skenario, menceritakan bagaimana Hanung pertama kali menyarankan untuk membaca buku Mustika Rasa pada awal 2024. “Saya pernah mendengar tentang buku itu, tapi tidak pernah membuka isinya. Ternyata itu adalah buku resep,” ujar Adi.
Adi menyatakan bahwa ketertarikannya tak hanya pada resep-resep dalam buku tersebut, tetapi juga pada gagasan mengenai diplomasi budaya dan gastronomi. Film kuliner ini dibalut dengan sejarah yang terinspirasi dari Mustika Rasa, sebuah buku yang mendokumentasikan resep masakan Nusantara yang diprakarsai oleh Soekarno pada 1964.
“Saya ingin membuat film sejarah, tapi dengan cara yang tidak kaku,” kata Hanung Bramantyo.
Menggali Sejarah Lewat Film
Melalui Rahasia Rasa, Hanung berharap film ini dapat memicu rasa ingin tahu penonton, terutama anak muda, untuk menggali lebih dalam mengenai fakta sejarah Indonesia setelah menontonnya. “Sejarah Indonesia bukan hanya untuk sejarawan. Sejarah Indonesia adalah untuk kita semua,” tambah Hanung.
Mustika Rasa adalah buku resep masakan Nusantara yang diprakarsai oleh Soekarno dengan bantuan istrinya, Hartini, sejak 1964. Buku yang terdiri dari 1.207 halaman ini dikerjakan oleh panitia di Departemen Pertanian selama bertahun-tahun dan akhirnya diterbitkan pada 1967.
Dikutip dari situs Portal Informasi Indonesia (indonesia.go.id), Mustika Rasa lahir dari gagasan Soekarno yang memandang makanan sebagai bagian penting dari gerakan politik revolusi. Sebagai presiden, Soekarno menginstruksikan pengumpulan resep masakan Indonesia yang komprehensif, dengan tujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan kekayaan kuliner Indonesia yang beragam.
Buku Mustika Rasa bukan hanya sekadar koleksi resep, tetapi juga membawa kekayaan kuliner Nusantara yang sebelumnya tersembunyi di pelosok Indonesia ke hadapan masyarakat luas. Melalui buku ini, Soekarno berharap bisa meningkatkan penghargaan terhadap kuliner Indonesia serta mempererat hubungan antar daerah dan suku bangsa.






