Bappeda Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pokja 2 untuk Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja

SINARPAGINEWS.COM KOTA SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat langkah penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Salah satunya dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi melalui Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) 2 Tim Penanganan TPT Kota Sukabumi, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 100.3.3.3/Kep.51/Bappeda/2026 tentang Pembentukan Tim Penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Sukabumi.

Dikutip dari akun Instagram resmi Bappeda Kota Sukabumi @bappedasmi_official, rapat tersebut difokuskan pada penyusunan program kerja Pokja 2 Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja.

Pokja 2 dikoordinasikan oleh Kepala Bidang Kelembagaan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, Pokja melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, lembaga pelatihan hingga pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah unsur yang terlibat di antaranya Dinas Tenaga Kerja, UPT Balai Latihan Kerja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, KCD Pendidikan Wilayah V, serta sejumlah perguruan tinggi seperti UMMI, Universitas Nusa Putra, Institut Citra Buana Indonesia, Sekolah Vokasi IPB, Politeknik Sukabumi dan BSI. Selain itu, turut dilibatkan pula HIPKI.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara kebutuhan dunia kerja, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, dan pencari kerja.

Salah satu agenda yang dibahas yakni pemetaan kebutuhan kompetensi tenaga kerja melalui penyusunan dokumen pemetaan tenaga kerja serta pendataan sektor-sektor unggulan daerah yang memiliki kebutuhan tenaga kerja.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan kompetensi di pasar kerja, sehingga program pendidikan dan pelatihan dapat diselaraskan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Penguatan koordinasi Pokja 2 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi menangani TPT secara lebih terarah dan berbasis kebutuhan pasar kerja. Di sisi lain, sinergi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar semakin adaptif, kompeten, produktif, dan memiliki daya saing.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, lembaga pelatihan, perguruan tinggi dan pemangku kepentingan lainnya, penanganan pengangguran di Kota Sukabumi diharapkan tidak hanya berorientasi pada penurunan angka TPT, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kesiapan tenaga kerja menghadapi dinamika kebutuhan dunia kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *