Dalam Sujudku Angkat Kisah Nyata Istri Ikhlas, Tayang 16 April 2026

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA  – Film drama religi Dalam Sujudku produksi Proj3ct 69 mengangkat kisah nyata tentang keteguhan seorang istri dalam menghadapi ujian rumah tangga, termasuk perselingkuhan, dengan sikap sabar dan ikhlas. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 April 2026.

Sutradara Rico Michael mengatakan bahwa cerita film ini lahir dari pengalaman nyata yang kemudian dikembangkan menjadi refleksi spiritual.

“Cerita ini berangkat dari kisah seorang istri yang berada di titik paling sulit dalam hidupnya. Ia tidak memilih marah atau menyerah, tetapi mencoba memahami, mencari tahu, dan akhirnya menerima dengan ikhlas. Dari situ saya melihat ada kekuatan besar dalam doa dan keikhlasan,” ujar Rico saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Jakarta, (10/4 2026).

Ia menegaskan, film ini tidak sekadar menghadirkan drama, tetapi juga potret kehidupan sehari-hari yang dekat dengan realitas masyarakat. Menurutnya, konflik dalam rumah tangga merupakan bagian dari kehidupan yang tidak perlu dilebih-lebihkan, karena pada dasarnya setiap orang menghadapi ujian masing-masing.

“Kita semua punya masalah, punya emosi, dan diuji setiap hari. Tapi di saat yang sama, kita juga diberi jalan dan kesempatan oleh Tuhan. Film ini ingin menyampaikan bahwa harapan itu selalu ada, selama kita mau berserah,” kata Rico.

Film ini dibintangi Marcell Darwin, Denis Adhiswara, dan Vinessa Inez, serta menghadirkan konflik rumah tangga yang dibalut pesan spiritual tentang pentingnya memaafkan dan kekuatan doa.

Marcell Darwin yang memerankan tokoh Farid mengaku mendapatkan pengalaman batin yang berbeda selama proses syuting. Ia menilai film ini bukan sekadar proyek akting, tetapi juga perjalanan refleksi pribadi.

“Peran ini mengajarkan saya bahwa Tuhan tidak pernah berhenti memberi kesempatan kepada manusia. Kadang kita jatuh, kita salah, tapi selalu ada ruang untuk memperbaiki diri,” ujar Marcell.

Ia juga menyoroti makna kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, seseorang tidak bisa menilai dirinya sendiri sebagai pribadi yang baik, melainkan dari dampak yang dirasakan orang lain.

“Kalau ditanya siapa orang baik, bukan kita yang menilai diri sendiri. Orang lain yang merasakan. Bagi saya, manusia yang baik adalah yang bisa bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.

Sementara itu, Vinessa Inez yang memerankan Aisyah menyebut karakter yang ia bawakan memberikan pelajaran tentang keteguhan hati dan keyakinan dalam menghadapi ujian hidup.

“Karakter Aisyah mengajarkan saya untuk tetap berpikir positif dan percaya bahwa semua akan indah pada waktunya, seberat apa pun masalah yang dihadapi,” ujarnya.

Rico menambahkan, proses kreatif film ini melibatkan kolaborasi intens dengan para pemain dan tim produksi. Sejumlah masukan dari para aktor membuat cerita menjadi lebih hidup dan terasa dekat dengan pengalaman nyata.

Selain kekuatan cerita dan akting, Dalam Sujudku juga diperkuat oleh original soundtrack berjudul Titipan Ilahi yang dinyanyikan Evelyn Wijaya. Lagu ini menjadi benang merah yang mempertegas pesan tentang menerima takdir dan menjaga amanah kehidupan.

Melalui kisah yang diangkat dari pengalaman nyata, film ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan. Dalam Sujudku mengajak penonton untuk memahami makna kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan doa dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *