SINARPAGINEWS.COM, KAB.MAJALENGKA – Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih!” Seruan tegas ini disampaikan Jaksa Agung Muda Pidana Umum sekaligus Plt Wakil Jaksa Agung RI, Prof. Asep Nana Mulyana, saat memberi kuliah umum di Universitas Majalengka (Unma), Rabu (7/5/2025).
Di hadapan ratusan mahasiswa dan civitas akademika, Prof. Asep menyoroti pentingnya keadilan hukum yang merata, tanpa pandang bulu. Ia menegaskan bahwa hukum tak boleh tajam ke bawah namun tumpul ke atas.
Pernyataan ini muncul saat merespons pertanyaan seorang mahasiswi yang menyoroti diskriminasi dalam praktik hukum. Prof. Asep pun mengakui tantangan yang dihadapi, namun menegaskan bahwa Kejaksaan kini memiliki standar jelas dalam penuntutan.
Selain bicara soal keadilan, Prof. Asep juga memaparkan arah baru penegakan hukum seiring disahkannya KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023). Kini, hukum tak hanya berorientasi pada penghukuman, tapi juga menekankan pendekatan korektif, rehabilitatif, hingga restoratif.
Salah satu pendekatan yang kini jadi fokus utama, kata Asep, adalah prinsip follow the money and asset—mengejar keuntungan hasil kejahatan, bukan hanya pelaku.
Kuliah umum bertema “Penegakan Hukum dan Peran Mahasiswa dalam Mengawal Keadilan di Indonesia” itu juga menjadi panggung ajakan bagi mahasiswa untuk tidak apatis terhadap isu hukum.
Rektor Unma, Dr. Indra Adi Budiman, mendukung penuh semangat itu. Ia mendorong mahasiswa agar aktif memberi kritik dan masukan terhadap sistem hukum.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara. Diskusi berjalan hidup, membahas tantangan hingga harapan terhadap wajah hukum Indonesia ke depan yang lebih adil, transparan, dan berpihak pada kebenaran.(Yudhistira)
Plt Wakil Jaksa Agung Berikan Kuliah Umum di UNMA






