Siapkan Bibit Unggul, CV.Alam Hijau Lestari Mulai Semai Bibit Kopi Robusta, Dukung Program Hilirisasi Pertanian

 

SINARPAGINEWS.COM – Menyiapkan bibit unggul untuk para petani kopi di Provinsi Bengkulu. CV.Alam Hijau Lestari sebagai penangkar benih mulai menyemai benih kopi Robusta, upaya mendukung program hilirisasi pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Direktur CV.AHL Syahrudin di Curup mengatakan benih kopi Robusta yang disemai berupa benih stek berakar alias vegetatif. ” Benih stek berakar ini memang agak sulit pengelolaannya. Kita harus petik dulu enteres dari batang induk setelah itu baru dipotong potong peruas atau buku, lalu kita semai di media tanam. Nah media tanam kita ada 2 model ada yang langsung ditancap ke polibag dan ada juga ditancap ke media pasir,” jelas Syahrudin.

Lanjut alumnus SPP ini, setelah ditancap ke polibag atau disemai ke pasir lalu disungkup agar kedap udara sehingga menghasilkan embun untuk menyirami tanaman tadi. ” Kita butuh waktu 2 bulan baru bisa dipindahkan ke polibag kalau melalui media tanam pasir. Tapi kalau langsung ditancap ke polibag butuh waktu 6 sampai 7 bulan sudah siap untuk ditanam. Bibit ini nanti kita bagikan ke petani secara gratis di daerah Kecamatan Bermani Ulu Rejang Lebong dan Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan” papar Syahrudin.

Selain menyediakan bibit berkualitas atau unggul kata Syahrudin program hilirisasi pertanian dari Kementerian Pertanian RI juga menyerap banyak tenaga kerja.

” Kita perhari itu membutuhkan 40 sampai 50 orang tenaga kerja. Ya untuk motong bibit, untuk nanam hingga pembuat sungkup,'” ujar Syahrudin sembari menjelaskan penangkaran milik CV.AHL ada dua lokasi yakni 1 lokasi di Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur untuk 100.000 bibit dan di Desa PAL VII Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong untuk 300.000 bibit. ” Insya Allah bulan 11 sudah bisa kita salurkan,” demikian Syahrudin didampingi manager Pora, SP.

Sementara itu seorang pekerja Dewi, 45 mengaku berterima kasih dengan adanya program pembibitan kopi tersebut. ” Kami sangat terbantu. Cari kerjo susah ini Ado kerjo. Jadi Kito pagi pagi la siap kerjo dengan upah yang lumayan untuk menghidupi ekonomi keluarga. Terima kasih pak Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian pak Andi Amran Sulaiman,” kata Dewi disahut pekerja yang lainnya.( Ish)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *