SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Trailer film Tumbal Proyek resmi dirilis dengan menampilkan atmosfer horor yang kental sekaligus pendekatan produksi yang berbeda dari film sejenis. Sutradara Jeropoint menekankan pentingnya detail visual dalam membangun ketegangan yang tidak semata bergantung pada efek kejut.
Menurut Jeropoint, penggunaan replika dalam sejumlah adegan menjadi bagian penting untuk menciptakan situasi yang terasa lebih nyata. “Ketegangan akan lebih terasa ketika visualnya mendukung dan penonton merasa situasinya realistis,” ujarnya.
Skala produksi film ini juga didukung kepercayaan dari pihak eksibitor sejak tahap awal pengembangan. Konsep yang dinilai kuat dan berbeda membuat Tumbal Proyek mendapat dukungan luas untuk penayangan di bioskop.
Selain aspek teknis, pendekatan sinematografi menjadi perhatian utama. Aktris Callista mengungkapkan bahwa penggunaan kamera dalam film ini menuntut presisi tinggi dari para pemain.
“Ada treatment kamera yang berbeda. Kami harus lebih detail dalam setiap gerakan dan ekspresi karena sudut pandangnya sangat spesifik,” kata Callista dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, pergerakan kamera tidak hanya menjadi elemen teknis, tetapi juga bagian penting dalam membangun atmosfer, terutama pada latar proyek yang menjadi pusat cerita. Menurutnya, detail kecil dalam ekspresi dan bahasa tubuh sangat berpengaruh terhadap emosi yang ditangkap kamera.
Callista juga menilai gaya penyutradaraan Jeropoint sangat rinci, terutama dalam membangun emosi sebelum pengambilan gambar. Diskusi intensif sebelum syuting disebut membantu pemain memahami arah karakter dan menjaga konsistensi emosi sepanjang film.
Sementara itu, aktor Kiesha Alvaro mengaku tertarik sejak pertama kali membaca naskah. Ia berperan sebagai Yuda, karakter yang mengalami perkembangan emosional seiring perjalanan cerita.
“Karakter Yuda berkembang dari sosok yang kosong, lalu perlahan berubah melalui pengalaman di lokasi proyek,” ujar Kiesha.
Film ini juga dibintangi Karina Suwandi dan mengangkat cerita yang terinspirasi dari mitos di balik proyek besar, termasuk pembangunan Jembatan Suramadu yang kerap dikaitkan dengan isu tumbal manusia.
Dalam trailer perdananya, Tumbal Proyek tidak hanya menghadirkan teror visual, tetapi juga kisah emosional tentang kehilangan dan penantian keluarga terhadap orang yang hilang tanpa kepastian.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026, dengan menawarkan perpaduan horor, misteri, dan drama yang menitikberatkan pada pengalaman imersif penonton.
Kata kunci SEO: Tumbal Proyek, trailer film horor Indonesia, Jeropoint, Kiesha Alvaro, mitos Suramadu, film horor 2026, bioskop Indonesia. (**).






