Cegah Paham Radikal Terorisme, Pemkot Sukabumi, BNPT dan DPR-RI Gelar Dialog Kebangsaan

SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan DPR RI dan Pemerintah Kota Sukabumi, menggelar dialog kebangsaan bersama elemen organisasi kemasyarakatan dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme.

Kegiatan berlangsung pada 12 Juni 2025 di The Bountie Hotel, dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota, Ayep Zaki, turut dihadiri oleh Anggota DPR RI, Dewi Asmara, dan Deputi Bidang Pencegahan Radikalisasi BNPT, Mayjen TNI (Purn) Sudaryanto.

Dewi Asmara, dalam pemaparannya menyampaikan terdapat lima hal penting dalam upaya penanggulangan terorisme di Indonesia yakni pendekatan holistik dalam penanggulangan terorisme, peran keluarga dan pendidikan, kolaborasi lintas sektor dan kelembagaan, kemudian penguatan regulasi dan perlindungan HAM, dan deradikalisasi serta reintegrasi sosial.

Selain itu peran ormas keagamaan serta pelibatan pemuda dan komunitas lokal dalam gerakan damai serta edukatif di tengah – tengah masyarakat, memiliki peran penting dalam merawat harmoni sosial dan menangkal narasi yang bertentangan dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara, Wali Kota Sukabumi dalam sambutannya mengatakan pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan aparat hukum, untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus pemberdayaan masyarakat untuk menangkal paham radikal terorisme.

Ia pun menerangkan bahwa penghargaan kota toleran yang diterima beberapa waktu lalu, merupakan modal bagi Kota Sukabumi untuk mencegah penyebaran paham radikal terorisme. Selain itu pemerintah daerah akan berupaya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran paham radikal terorisme.

“Kota Sukabumi sudah punya basis yang baik sebagai satu – satunya kota toleran di Jawa Barat, sehingga akan kita tumbuhkembangkan, penghargaan kota toleran di masa depan setidaknya berada di peringkat 3 besar di Indonesia, sekarang masih di 6 besar. Konsep kita adalah persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat,” ucapnya. (Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *