Pemkot Sukabumi Perkuat Literasi Hukum di Tengah Kota yang Kian Dinamis

SINARPAGINEWS.COM KOTA SUKABUMI, — Di tengah meningkatnya kompleksitas kehidupan perkotaan, Pemerintah Kota Sukabumi menilai pemahaman hukum bukan sekadar urusan aparat penegak hukum, melainkan kebutuhan mendasar warga untuk menjaga ketertiban sosial.

Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan hal itu saat membuka kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum bagi aparatur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum di Gedung Juang ’45, Kamis (29/1/2026).

Menurut Ayep, Sukabumi merupakan kota dengan kepadatan penduduk tinggi serta dinamika organisasi masyarakat yang beragam. Kondisi tersebut, jika tidak ditopang kesadaran hukum yang kuat, berpotensi memunculkan gesekan sosial maupun gangguan ketertiban.

“Pemahaman hukum harus menjadi fondasi bersama, agar ruang publik tetap aman, tertib, dan harmonis,” ujar Ayep.

Kegiatan ini menghadirkan Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, Kepala Korps Pembinaan Masyarakat Baharkam Polri, yang menekankan pentingnya sinergi antara negara dan masyarakat dalam membangun budaya taat hukum.

Hadir pula Wakil Wali Kota Sukabumi, unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, pimpinan perangkat daerah, perguruan tinggi, partai politik, serta berbagai elemen organisasi masyarakat.

Ayep menilai kunjungan pejabat tinggi Polri tersebut memiliki makna tersendiri bagi Sukabumi, kota yang menyimpan sejarah panjang institusi kepolisian. Ia mengingatkan bahwa Sukabumi dikenal sebagai salah satu daerah tempat lahirnya pendidikan kepolisian sejak 1925.

Dengan memperkuat literasi hukum dan kolaborasi lintas unsur, Pemkot Sukabumi optimistis dapat menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong pembangunan kota yang lebih adil dan berkelanjutan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *