SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU, Pabean-udik – Upaya pencarian 3 Anak Buah Kapal (ABK) KM. Ratna Ningsih yang tenggelam di Perairan Balongan, Kabupaten Indramayu resmi dihentikan pada hari ke-7, Rabu (29/07/2026).
Operasi SAR gabungan hari ke-7 dipimpin langsung oleh Ketua Tim SAR Basarnas Cirebon didampingi Kasat Polairud Polres Indramayu dan Danpos AL Karangsong. Apel kesiapan personel dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di halaman Mako Satpolairud Polres Indramayu.
Pencarian difokuskan pada rute Perairan Pancer Balok sampai Pantai Tiris dengan mengerahkan 1 unit LCR Basarnas Cirebon dan 1 unit LCR Polairud Polres Indramayu. Hingga pukul 09.35 WIB, ketiga korban belum berhasil ditemukan.
Selanjutnya pada pukul 10.30 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Polmas Ditpolairud Polda Jabar, Crew Kapal Patroli 1007 Balongan, 2005 Eretan, 1008 Karangsong, 1005 Balongan, Satpolairud Polres Indramayu, Basarnas Cirebon, dan Pos AL Karangsong, melaksanakan mediasi dan konsolidasi dengan pihak keluarga korban.
Atas kesepakatan bersama antara Tim SAR Gabungan dan pihak keluarga, operasi pencarian pada hari ke-7 ini dinyatakan selesai dengan status ketiga korban dinyatakan hilang.
Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana saat dikonfirmasi awak media mengatakan, sesuai prosedur operasi SAR berlangsung selama 7 hari, namun operasi dapat diperpanjang kembali jika ada temuan baru di lapangan.
“Iya secara prosedur mah 7 hari sih kang, tapi kalau misal ada temuan-temuan baru bisa diperpanjang lagi kang,” terangnya.
Adapun identitas korban hilang yakni:
- Sarto (25) – Ds. Majakerta Blok 4, Kec. Balongan, Indramayu
- Ayo (28) – Ds. Majakerta Blok 4, Kec. Balongan, Indramayu
- Adnan (28) – Ds. Majakerta Blok 4, Kec. Balongan, Indramayu
Sementara korban selamat adalah Warnita (62) selaku Nahkoda KM. Ratna Ningsih, warga Ds. Majakerta Blok 4, Balongan.
“Seluruh rangkaian kegiatan operasi SAR hari ke-7 berjalan aman dan terkendali.”tutupnya.






