SINARPAGINEWS.COM SUKABUMI – Aktor komedi Aden Bajaj kembali menunjukkan transformasi dalam perjalanan kariernya. Kali ini, ia tampil berbeda dengan memerankan sosok Ganden, seorang penjahat dalam film petualangan anak Petak Umpet Dimensi. Menariknya, karakter antagonis tersebut dikemas dengan sentuhan komedi yang muncul secara alami sehingga diyakini akan menjadi salah satu daya tarik film.
Bagi Aden, peran Ganden bukan sekadar memainkan tokoh jahat. Ia justru ditantang untuk menghadirkan karakter yang mampu membuat penonton kesal sekaligus tertawa tanpa kehilangan pesan yang ingin disampaikan.
“Selama ini orang mengenal saya dengan karakter komedi. Saya memang pernah memainkan peran serius, bahkan menjadi teroris. Tapi kali ini berbeda. Saya menjadi penjahat yang lucu, namun kelucuannya muncul secara alami, bukan dibuat-buat. Itu justru menjadi tantangan terbesar buat saya,” ujar Aden usai menghadiri prosesi syukuran produksi film Petak Umpet Dimensi di Wisma Panineungan, Jalan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026).
Menurut Aden, proses persiapan menuju syuting berjalan lancar. Ia mengaku tidak menemukan kendala berarti dan optimistis seluruh tahapan produksi dapat berlangsung sesuai rencana.
“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada kendala. Tinggal nanti kita lihat bagaimana kondisi di lokasi syuting. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” katanya.
Lebih dari sekadar menghadirkan hiburan, Aden menilai Petak Umpet Dimensi membawa pesan edukatif yang kuat bagi keluarga Indonesia. Film ini mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak di tengah berbagai ancaman yang masih terjadi di lingkungan sekitar, termasuk kasus penculikan anak.
“Film ini mengajak orang tua untuk lebih peduli dan menjaga anak-anaknya. Di luar sana ada banyak hal yang harus diwaspadai. Semoga film ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Aden juga menyoroti penggunaan gawai di kalangan anak-anak. Menurutnya, teknologi memang memiliki manfaat apabila digunakan secara tepat, namun pengawasan orang tua tetap menjadi faktor utama agar anak tidak kehilangan kesempatan untuk bermain dan berinteraksi secara langsung.
“Kalau belum perlu gadget, anak-anak sebaiknya lebih banyak bermain permainan yang bisa mengembangkan kreativitas mereka. Petak umpet misalnya, tentu dengan pengawasan orang tua dan di tempat yang aman,” tuturnya.
Aden berharap kehadiran Petak Umpet Dimensi mampu menjadi tontonan keluarga yang bukan hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai-nilai positif bagi anak-anak maupun orang tua.
“Saya berharap film ini bukan hanya menghibur, tetapi juga memberi pesan yang bermanfaat bagi anak-anak dan orang tua,” pungkasnya.
Film Petak Umpet Dimensi dijadwalkan segera memasuki proses produksi dengan mengambil sejumlah lokasi syuting di Kabupaten Sukabumi. Mengusung genre petualangan fantasi anak, film ini memadukan unsur hiburan, edukasi, dan keindahan alam Sukabumi sebagai bagian dari kekuatan cerita, sekaligus diharapkan menjadi tontonan keluarga yang mampu mengangkat potensi daerah ke layar lebar.
Jurnalis: Iyan Sopyan
Editor: Redaksi






